Gresik (beritajatim.com)- Keluarga korban pesawat latih yang jatuh, Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady yang bermukim di Perum Patria Permai Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, mendatangi Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Surabaya.
Sebelum mendatangi RSAL, di depan rumah keluarga Judistira Eka Permady, ada empat karangan bunga ucapan duka cita. Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady diketahui meninggal dunia saat pesawat latih TNI AL jenis G-36 Bonanza T-2503 jatuh di perairan Selat Madura.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pesawat-jatuh”]
Suasana duka mendalam sangat dirasakan keluarga korban. Sejumlah anggota TNI AL juga turut berjaga. “Iya memang benar istri dan mertua sudah berada di RSAL. Pihak keluarga juga ada yang di Lanudal Juanda,” ujar Marno salah satu pihak keluarga korban, Kamis (8/09/2022).
Dirinya juga belum tahu apakah jasad korban akan dibawa ke Gresik atau langsung dimakamkan di Bondowoso. “Kalau soal itu saya belum tahu mas, yang pasti pihak keluarga korban sudah tiba di RSAL,” ungkap Marno.
Seperti diberitakan, Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady menjadi korban saat pesawat latih TNI AL jenis G-36 Bonanza T-2503 jatuh di selat Madura. Alumni SMAN 2 Bondowoso tahun 2012 itu, setelah lulus mengikuti pendidikan sebagai taruna di Akademi Angkatan Laut (AAL) dan mulai bertugas di TNI AL pada 24 Juli 2017. [dny/kun]






