Ponorogo (beritajatim.com) – Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Jamus Kunto, menjalani mutasi ke jabatan baru. Menariknya, dia kembali menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Ponorogo.
Jabatan tersebut sebelumnya pernah diampu oleh Jamus. Sehingga mutasi yang dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pada Jumat kemarin cukup membawa kejutan.
Jamus dimutasi dari DPUPKP dan baru sekitar 10 bulan menjalankan tugas di BPDB. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko akhirnya memutuskan menarik kembali Jamus ke jabatan lamanya.
Sementara Kepala DPUPKP sebelumnya, Henry Indera Wardana akhirnya mengisi jabatan yang ditinggalkan Jamus Kunto di BPBD Ponorogo.
Menurut informasi yang dihimpun oleh beritajatim.com, mutasi yang dilakukan pada hari Jumat sore kemarin, tercatat ada 17 jabatan di lingkup Pemkab Ponorogo yang dilakukan mutasi. Baik itu pejabat eselon 2, eselon 3 hingga eselon 4.
Untuk eselon 2, pergeserannya hanya kepala DPUPKP dan Kalaksa BPBD Ponorogo. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyebut bahwa mutasi yang dilakukan tersebut tidak mendadak. Hal tersebut dilakukan untuk lancarnya roda pemerintahan di Bumi Reog.
“Mutasi adalah hal biasa, seperti matahari yang terbit dari timur. Terkesan mendadak ya karena tidak mengabari teman-teman wartawan,” kata Kang Giri sapaan karib Bupati Sugiri Sancoko, Sabtu (3/9/2022).
Sugiri menyebut bahwa mutasi atau pergeseran jabatan yang dia lakukan memang murni untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik. Sehingga memang bukan ruang pencitraan, mutasi merupakan ruang internal yang harus diselesaikan untuk mendukung percepatan program yang dicanangkan oleh Pemkab Ponorogo dan legislatif.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ponorogo”]
Dia ingin menempatkan pejabat sesuai dengan kemampuannya. Aatau istilah kerennya the right man, the right place. Sugiri menjelaskan bahwa Jamus Kunto yang kembali menjabat sebagai kepala DPUPKP, karena Jamus mempunyai background insinyur. Sehingga jika dilihat dengan kaca mata keilmuan, mumpuni untuk bisa mempercepat di bidang infrastruktur.
Sementara untuk Henry Indera Wardana yang kini menjadi Kalaksa BPBD Ponorogo, secara keilmuan bagus, dan sangat teliti dalam segala hal. Nah, kemampuan tersebutlah yang dianggap mampu untuk menahkodai BPBD Ponorogo.
“Yang jelas kita ingin melakukan percepatan infrastruktur, dan Pak Jamus mempunyai kompetensi itu. Istilahnya, the right man, the right place,” pungkasnya. [end/beq]






