Surabaya (beritajatim.com) – Kepulauan Tanimbar terletak di Provinsi Maluku, daerah bagian timur Indonesia. Seperti kita tahu, wilayah Timur Indonesia terkenal akan pulaunya yang eksotis, begitu juga dengan Tanimbar. Kepulauan ini terdiri dari beberapa pulau besar, seperti: Pulau Yamdena, Pulau Larat, Pulau Selaru dan Pulau Sera.
Pada Jumat (2/9), Kepulauan Tanimbar baru saja dikunjungi oleh Presiden Jokowi, ini adalah kunjungan kedua Presiden Indonesia setelah kunjungan Presiden Soekarno pada tahun 1958, atau sekitar 64 tahun silam.
Meski terbilang wilayah yang hampir tidak pernah dikunjungi oleh pemerintah pusat, namun tahukah kamu Kepulauan Tanimbar menyimpan banyak destinasi wisata cantik yang menjadi tujuan dari berbagai pelancong. Apa saja, langsung simak artikel berikut ini!
Pulau Sera
Jika kamu penggemar makanan laut terutama lobster, maka Pulau Sera adalah rumah bagi para pecinta lobster. Bagaimana tidak, kebanyakan dari masyarakat setempat merupakan nelayan dengan komoditas utamanya yakni, ikan keramba, lobster dan kerapu. Terdapat banyak tempat makan yang menyediakan olahan ikan laut dan lobster dengan bumbu khas Pulau Tanimbar.
Tidak hanya puas dengan kekayaan hasil lautnya, kamu juga bisa menikmati suasana sunset dan sunrise yang cantik. Pulau Sera sendiri berada langsung di pinggir pantai, sehingga kamu bisa melihat hamparan pantai berwarna biru yang masih alami.
Pantai Weluan
Masih dengan suasana laut, kali ini saat kamu berkunjung ke Kepulauan Tanimbar, jangan lupa datang ke Pantai Weluan. Pantai ini cukup terkenal dan banyak dijadikan sebagai tempat pemotretan. Maklum saja, suasana pantai yang tenang dan air laut berwarna biru menjadi daya tarik dari pantai ini.
Destinasi wisata ini juga didukung dengan beragam fasilitas, termasuk tempat penginapan yang akan membuat kamu makin betah berlama-lama di sini.
Suaka Margasatwa Tanimbar
Bosan dengan wisata pantai, kamu bisa berkunjung ke Suaka Margasatwa Tanimbar. Di tempat ini, kamu bisa menemui banyak flora dan fauna langka seperti: burung kakak tua, burung Nuri, jenis anggrek langka dan masih banyak lagi.
Suaka dengan luas 65 hektar ini terbuka untuk umum dan kamu bisa berinteraksi langsung dengan hewan yang ada di sana. Jadi, selain berwisata, kamu juga bisa belajar banyak hal tentang kekayaan flora dan fauna di tempat ini. (Jhn/ian)






