Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto segera menerbitkan surat edaran yang mengimbau kepada aparatur sipil negara (ASN) organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, agar bersepeda atau gowes saat berangkat ke kantor setiap Selasa.
“Mulai minggu depan, kami keluarkan surat edaran, setiap Selasa dulu untuk Pemkab Jember maupun instansi terkait lainnya untuk menggunakan sepeda. Kita coba dulu. Kalau bagus, kita tambah seminggu dua kali,” kata Hendy, di sela-sela acara Jember Berbagi di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Jumat (2/9/2022).
Program bersepeda ini merupakan bagian dari program hemat energi, sekaligus untuk menekan inflasi di Kabupaten Jember. “Inflasi membayangi kita sekarang, Meskipun Jember masih aman, tapi ekonomi global berbahaya. Nanti berpengaruh. Kita hidup tidak sendiri. Negara pun hidup tidak sendiri, banyak negara lain yang terpengaruh masalah ekonomi global,” kata Hendy.
Hendy mencanangkan kewaspadaan. “Salah satu caranya kita hemat energi. Matikan AC di rumah kalau sudah selesai bekerja. Biasanya kelupaan sampai besok pagi. Kalau tidak memakai BBM, pemerintah irit, tidak menyubsidi BBM-nya. Kalau sudah irit,l uang pemerintah masih tersisa agar dibagikan ke provinsi dan kabupaten untuk pendidikan dan kesehatan,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bupati-hendy-siswanto”]
Pemerintah Kabupaten Jember melanjutkan Program Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR) yang bersalin rupa menjadi Jember Berbagi. “Kita lanjutkan setelah Idul Fitri, baru bisa melanjutkan sekarang karena kesibukan Agustusan. Baru sekarang September mulai lagi,” kata Hendy.
“Konsepnya sama. Kita membangun dan meresmikan jalan. Kita akan berbagi bantuan sosial untuk warga kita, ibu hamil, stunting, anak-anak yatim piatu kita berikan bantuan-bantuan program di Dinas Sosial yang cukup banyak dan segera didistribusikan,” kata Hendy.
“Kita lanjutkan untuk desa-desa yang belum kebagian kemarin. Masih cukup banyak,.kurang 50 persen, belum semuanya,” kata Hendy. [wir/but]






