Bangkalan (beritajatim.com) – Madura United FC berambisi mengalahkan Persita Tangerang, pada laga pekan kedelapan BRI Liga 1 di Stadion IndoMilk Arena, Tengerang, Jum’at (2/9/2022) petang.
Hal tersebut tidak lepas dari ambisi tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, untuk kembali ke puncak klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air yang saat ini ditempati Borneo FC.
Posisi kedua klasemen sementara membuat mereka berpotensi menggeser Pesut Etam dari puncak klasemen, jika mereka mampu menambah 3 poin sempurna alias mampu mengalahkan tim tuan rumah, Pendekar Cisadane.
Bahkan Pelatih Madura United FC, Fabio Lefundes juga mengakui konsistensi calon lawan yang akan dihadapi. “Kita sudah siap untuk pertandingan ini, karena kita akan menghadapi lawan yang konsisten,” ungkapnya.
“Jika ingin mendapatkan poin disini (markas Persita), kita harus kerja keras untuk memenangi pertandingan. Tentunya harus dengan tampil saling support dan bermain solid,” tegasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”madura-united”]
Terlebih untuk laga tersebut, pihaknya juga sudah melakukan berbagai evaluasi dari laga-laga sebelumnya. “Kami sudah melakukan berbagai evaluasi, salah satunya pemain penyerang yang rata-rata mencetak gol pada babak kedua, khususnya dalam beberapa laga terakhir,” jelasnya.
Memang beberapa laga sebelumnya, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab juga mampu mencetak gol cepat di babak pertama. Namun beberapa laga terakhir, mulai sedikit seret dan cukup sulit. “Setiap memulai laga, kami selalu peringatkan pemain agar mewaspadai semua pemain lawan,” ungkapnya.
“Seperti saat lawan Persebaya dan Persib, kita justru kebobolan di babak pertama. Dari itu, kami selalu ingatkan pemain bahwa wajib mewaspadai pemain lawan dari babak pertama hingga pertandingan selesai,” tegas juru taktik berkebangsaan Brasil.
Namun secara keseluruhan, pihaknya menilai performa timnya semakin menunjukkan peningkatan permainan. “Menjelang laga ini, kami minta pemain agar semua saling mendukung di lapangan pertandingan,” pintanya.
“Dengan dukungan dan kerja keras untuk bisa mencetak gol dan mengantisipasi kebobolan, kita harus kerja keras dari awal pertandingan sampai 90 menit berlangsung,” pungkasnya. [pin/kun]






