Lamongan (beritajatim.com) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lamongan menggelar Kejuaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), yang bertempat di GOR ONG Tambakboyo Lamongan, pada Senin (29/8/2022).
Ketua PGRI Kabupaten Lamongan, Adi Suwito mengungkapkan, pelaksanaan Porseni ini selain dalam rangka Gebyar Kemerdekaan RI juga digelar sebagai persiapan Porseni Jawa Timur yang bakal digelar pada Desember 2022 mendatang.
Tidak hanya itu, kata Adi, Porseni ini juga dimaksudkan untuk menggali bakat para guru di luar tugasnya sebagai pendidik. Sehingga diharapkan, para guru nantinya tak hanya berkutat dalam urusan pelajaran saja, namun juga dunia olahraga dan kesehatan jasmani.
“Yang dilombakan dalam Porseni PGRI Kabupaten Lamongan 2022 ini adalah bulutangkis putra-putri, tenis meja putra-putri, lomba lukis, lomba tari kreasi menarikan tari asal Kabupaten Lamongan, menyanyi solo lagu daerah, lomba MTQ, dan lainnya,” ungkap Adi Suwito, usai pembukaan kejuaraan bulu tangkis dalam Porseni ini, Senin (29/8/2022).

Untuk kejuaraan bulu tangkis sendiri, Adi menyebut, setidaknya diikuti oleh 21 peserta tunggal putra, 13 peserta tunggal putri, 23 x 2 peserta ganda putra, dan 9 x 2 peserta ganda putri.
“Melalui kegiatan ini, semoga olahraga di Lamongan semakin bergeliat dan mampu meningkatkan prestasi olahraga Lamongan di berbagai cabang,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang berkesempatan untuk membuka kejuaraan bulu tangkis ini mengharapkan bahwa kegiatan Porseni seperti ini bisa terus digalakkan. Dengan begitu, menurut Bupati Yuhronur, Lamongan mampu membuka cakrawala baru di dunia olahraga.
“Senang sekali pada hari ini ada aura semangat, ada aura gembira dalam kejuaraan bulutangkis PGRI Kabupaten Lamongan ini. Mari kita menggairahkan kembali olahraga, termasuk menggalakkan prestasi-prestasi olahraga di berbagai cabang. Ada banyak cabang baru seperti lomba motocross, ada lomba dayung, ada lomba layang-layang, yang tentu ini semuanya untuk membuka cakrawala baru di dunia olahraga,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Lebih lanjut Yuhronur menjelaskan bahwa memberikan spirit dan motivasi kepada anak didik untuk gemar berolahraga itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab bagi bapak atau ibu guru.
“Tentu ini menjadi tugas bapak/ibu guru untuk memberikan spirit, motivasi, dan aura untuk mengajak anak-anak gemar berolahraga. Dan tentu akan mendorong prestasi-prestasinya. Prestasi olahraga adalah tanggungjawab kita bersama,” tandasnya. [riq/but]






