Surabaya (beritajatim.com) – Baru saja merilis lagu terbaru berjudul Indonesia Bakoh, kini Ndarboy Genk kembali menunjukkan eksistensinya dengan merilis lagu baru yang tak kalah ambyar dari sebelum-sebelumnya.
Lagu yang dibawakan bersama Dewa Budjana tersebut berjudul Kudu Nangis. Di mana lagu tersebut menceritakan tentang seseorang yang sudah tidak kuat meneruskan suatu hubungan. Hingga rasanya sampai ingin menangis.
Lirik dan terjemahan lagu Kudu Nangis oleh Ndarboy Genk feat Dewa Budjana
Ra kuat aku
(Tidak kuat aku)
Nglakoni tresno tekan semene
(Menjalani cinta sampai segini)
Yen kudu takdire pisah karo kowe
(Jika memang takdirnya pisah dengan kamu)
Kulo ikhlas lahir batine
(Aku ikhlas lahir batin)
Wes tak maafke
(Sudah ku maafkan)
Bolak balik mung mbok sepeleke
(Bolak balik hanya kamu sepelekan)
Aku wes raiso neruske cerito
(Aku sudah tidak bisa meneruskan cerita)
Pol mentok aku tak lungo
(Mentok aku akan pergi)
*
Ngadepi sikapmu, aku klera kleru
(Menghadapi sikapmu, aku kelira keliru)
Sak karep karepmu, timbang podo padu
(Terserah kamu, daripada sama-sama bertengkar)
Seng uwis yo uwis, seng ilang ben ilang
(Yang sudah ya sudah, yang hilang biarkan hilang)
Wis ra kuat tenan
(Sudah tidak kuat beneran)
**
[berita-terkait number=”3″ tag=”lirik”]
Kudu nangis, hawane kudu nangis
(Ingin menangis, hawanya ingin menangis)
Ati koyo kudu diiris iris
(Hati seperti diiris-iris)
Karo janjimu seng lamis
(Dengan janjimu yang hanya di mulut saja)
Aku nangis
(Aku menangis)
Aku kowe mending uwes
(Aku kamu lebih baik selesai)
Snajan kadang sih sok ngelamun
(Meski terkadang masih saja melamun)
Mbayangke aku kowe iso rukun
(Membayangkan aku kamu bisa rukun)
Uwoooo…
*
Ngadepi sikapmu, aku klera kleru
(Menghadapi sikapmu, aku kelira keliru)
Sak karep karepmu, timbang podo padu
(Terserah kamu, daripada sama-sama bertengkar)
Seng uwis yo uwis, seng ilang ben ilang
(Yang sudah ya sudah, yang hilang biarkan hilang)
Wis ra kuat tenan
(Sudah tidak kuat beneran)
**
Kudu nangis, hawane kudu nangis
(Ingin menangis, hawanya ingin menangis)
Ati koyo kudu diiris iris
(Hati seperti diiris-iris)
Karo janjimu seng lamis
(Dengan janjimu yang hanya di mulut saja)
Aku nangis
(Aku menangis)
Aku kowe mending uwes
(Aku kamu lebih baik selesai)
Snajan kadang sih sok ngelamun
(Meski terkadang masih saja melamun)
Mbayangke aku kowe iso rukun
(Membayangkan aku kamu bisa rukun)
Snajan kadang sih sok ngelamun
(Meski terkadang masih saja melamun)
Mbayangke aku kowe iso rukun
(Membayangkan aku kamu bisa rukun)
[berita-terkait number=”3″ tag=”lagu”]
Lagu ciptaan Daru Jaya Ndarboy Genk ini baru dirilis pada Selasa, 24 Agustus 2022, di kanal YouTube Ndarboy Genk.
Banyak juga penikmat lagu bernuansa Jawa sekaligus warganet yang meninggalkan komentar positif di sana.
“Ternyata mas dewa budjana juga bisa meng-enakkan lagu jawa koplo, sehingga warna musik ndarboy di lagu ini tambah “wah” ….rispekt! pokoke jozz,” komen Marc Studio.
Guyonwaton yang merupakan rekan musisi Jawa pun turun menanggapi karyanya.
“Selamat atas rilir terbarunya “Kudu Nangis” Ndarboy Genk x Dewa Budjana. Gas terus jangan kasih kendor!” tulis GUYONWATON OFFICIAL. (fyi/ian)






