Malang (beritajatim.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang mendata, sedikitnya 30 persen halte dan warning light di wilayahnya yang mengalami kerusakan. “Ya kami tengah mendata sekarang total jumlah halte dan warning light, sementara ada hampir 30 persen yang rusak,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, Rabu (24/8/2022).
Warning light yang ada sekarang, kata Bambang, ada yang dipasang oleh Pemerintah Daerah dan ada yang dipasang oleh pihak swasta, seperti beberapa perusahaan. “Kalau pendataan sementara pada halte, ada beberapa yang memang memerlukan pembenahan pembenahan, agar halte itu bisa kembali berfungsi,” tegasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-malang”]
Bambang menjelaskan, pihaknya sekarang masih terus melakukan proses pendataan. Agar ke depan, warning light dan halte itu bisa berfungsi kembali. Sejumlah halte itu, selain ada yang rusak berat, juga banyak yang mengalami kerusakan ringan. “Di beberapa titik sudah dilakukan pembersihan, sudah dilakukan oleh personel dinas perhubungan,” tuturnya.
Pihaknya berharap, pada tahun 2003 nanti, perbaikan warning light dan halte yang rusak bisa dituntaskan, tetapi akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran. (yog/kun)






