Surabaya (beritajatim.com) – Para penyuka basket tentu mengenal pria kelahiran Philadelphia, Pennsylvania pada 1978 silam. Kobe Bean Bryant terkenal sebagai bintang muda di National Basketball League (NBA).
Nama Kobe sebenarnya berawal saat ayahnya melihat steak Jepang dengan harga yang agak mahal. Saat Kobe masih kanak-kanak, dia lebih lama tinggal di Italia bersama ayahnya,pemain bola basket liga Eropa. Kobe fasih berbahasa Italia, menyukai sepak bola dan bagian lain dari budaya Italia.
Beranjak usia 13 tahun, keluarga Kobe pindah ke Amerika Serikat. Kobe bersekolah di di Lower Merion High School di Montgomery County, Pennsylvania. Kehadiran Kobe membawa kemenangan tim basket SMA yang belum pernah mengikuti kejuaraan negara bagian selama 53 tahun.
Kobe aktif mengikuti basket sekolah dengan luar biasa. Hal ini yang membuatnya memutuskan tidak kuliah dan langsung masuk ke NBA. Kobe merupakan hasil rekrutan Charlotte Hornets.
Nyatanya itu hanya berlangsung 16 hari. Pasalnya, Kobe dijemput Los Angeles Lakers, tempatnya menjalani karir bola basket selama 20 tahun sehingga mendapatkan lima gelar.
Bukan hanya terkenal sebagai pemain untuk National Basketball League, Kobe Bryant pernah mewakili Amerika Serikat di tim bola basket Olimpiade dan memenangkan dua medali emas, di Beijing pada 2008 dan London pada 2012.
Musim 2016 menjadi musim terakhir bagi Kobe. Alasannya karena Kobe sudah terlalu berjuang dengan berbagai cedera namun ternyata dia tidak bisa bermain. Adapun masalah yang dialami lutut retak, tendon Achilles robek, dan operasi Achilles.
Kehidupan Kobe sebagai ayah berlangsung beberapa tahun setelah masuk ke NBA. Kobe menikah dengan Vanessa saat berusia 17 tahun dan dirinya berusia 20 tahun. Mereka masih duduk di bangku SMA.
Mereka menikah tidak lama kemudian. Kobe dan Vanessa memiliki empat putri yaitu Natalia Diamante, Gianna Marie-Onore, Bianka Bella dan Capri Kobe.
[berita-terkait number=”3″ tag=”peringatan”]
Meninggalnya Kobe dan putrinya, Gianna Marie-Onore saat naik helikopter di Los Angeles untuk menghindari lalu lintas kota. Sekelompok sembilan sedang dalam perjalanan ke turnamen bola basket putri naasnya terjadi kecelakaan yang menyebabkan lima keluarga lainnya kehilangan orang yang dicintai saat helikopter jatuh di sisi lereng bukit California.
Setelah pensiun pada tahun 2016, kota Los Angeles menjadikan 24 Agustus Hari Kobe Bryant untuk menghormati filantropi bintang bola basket dan istrinya melalui Yayasan Keluarga Kobe dan Vanessa.
Yayasan yang membawa perbaikan pada kehidupan keluarga dan kaum muda yang membutuhkan, khususnya mendorong kaum muda berpartisipasi aktif dalam olahraga.
Pemilihan 24 Agustus sebagai Hari Kobe Bryant karena dua nomor kaosnya untuk LA Lakers: 8 dan 24. Hari Kobe Bryant resmi disahkan oleh Dewan Pengawas Orange County di California pada Agustus 2020. (PRD/ian)






