Magetan (beritajatim.com) – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di Magetan selama sepekan terakhir. Antrean kendaraan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) MT Haryono, Magetan. Sopir kendaraan harus antre berjam-jam agar bisa mendapatkan bahan bakar yang termasuk jenis BBM tertentu (JBT) itu.
Pengemudi mengaku pembelian solar juga dibatasi Rp100 ribu per kendaraan per hari. “Susah ini, solar sopir bingung cari kesana kemari pembelian dibatasi Rp100 ribu mengganggu aktivitas mau dibawa kemana indonesia ini,” kata Suratno, salah satu sopir, Jumat (12/8/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”solar”]
Begitupun, Wahyu Budiono, dia mengaku sudah antre lebih dari dua jam. Di SPBU mana pun banyak solar yang kosong. “Antre sudah berjam jam, dua jam lebih, SPBU mana-mana solar kosong yang ada disini kita kerja pakai solar kalau gak ada solar ya gak bisa kerja,” kata Wahyu.
Tak hanya itu, antrean juga terjadi di SPBU Maospati. Kateni Hardianto, salah satu sopir mengungkapkan sejak kemarin itu ada di Ponorogo pas di depan SPBU sudah habis. Sudah enam SPBU dia datangi namun hanya di Maospati yang masih tersedia solar.
Begitupun, dengan Riyadi, dia mengaku para sopir sudah memiliki jaringan informasi. Jika ada satu SPBU yang menyediakan solar maka akan disebar informasi itu agsr yang butuh bisa datang ke SPBU tersebut. “Malam kita cari, dan kapan itu solar dikeluarkan, pagi pun kami datangi supaya kebagian jatah,” katanya.
Sementara itu, di SPBU lainnya, BBM jenis solar justru kosong. Para sopir mengharap stok solar bisa stabil agar mereka mudah mendapatkan agar pekerjaan mereka tidak keteteran. [fiq/suf]






