Jombang (beritajatim.com) – Mantan Bupati Jombang Nyono Suharli dengan telaten menyalami ratusan orang yang menyambut kedatangannya. Sampai di depan rumah, Nyono tidak langsung masuk. Dia berwudu terlebih dulu. Seember air disiapkan.
Setelah itu Nyono berdiri menghadap kiblat. Dia kemudian bersujud. Ratusan orang yang berada di halaman rumah mantan Bupati Jombang ini menyaksikan dengan mata berkaca-kaca.
Sejurus kemudian lantusan salawat berkumandang. Nyono Suharli memasuki rumahnya yang bermodel pendapa.
Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan pidato. Menyapa warga yang memadati rumahnya. Jumlah warga itu mencapai ratusan. “Saya minta maaf sebesar-besarnya jika saat dipercaya memimpin rakyat Jombang dulu, ada khilaf dan kesalahan,” ujar Nyono dalam sambutannya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Jombang”]
Seperti diberitakan, kasus yang menyeret Nyono ke penjara itu bermula ketika dirinya terjaring operasi tangkap tangan KPK pada Februari 2018.
Dia diamankan di Stasiun Balapan Solo dengan barang bukti uang Rp25 juta. Selain itu, didapatkan juga uang dalam pecahan dolar AS sebesar 9.500.
Nyono diduga terlibat suap dari seorang pegawai Dinas Kesehatan Jombang, serta mengambil dana kutipan jasa pelayanan kesehatan dana kapitasi BPJS dari 34 puskesmas yang ada di wilayahnya. Dia menjalani hukuman selama 4 tahun 3 bulan di LP Porong Sidoarjo. [suf]






