Surabaya (Beritajatim.com) – Selasa malam (2/8) Nancy Pelosi, ketua DPR Amerika Serikat (AS) tiba di Bandara Shogshan di pusat kota Taipei. Setelah sebelumnya ia mendarat terlebih dulu dari penerbangan Malaysia.
Ia beserta delegasi AS turun dari pesawat angkut Angkatan Udara AS dan disambut langsung oleh Menteri luar negeri Taiwan, Joseph Wu dan Sandra Oudkrik, perwakilan tinggi AS di Taiwan.
Seperti yang kita ketahui, kunjungan Pelosi selaku pejabat AS dalam kurun waktu setengah abad ini menuai kecaman dari Presiden China, Xi Jin Ping. China menganggap kunjungan Pelosi sebagai ancaman bagi perdamaian dan stabilitas di selat Taiwan. Pasalnya, bagi China, Taiwan masih bagian dari wilayahnya.
Selepas mendarat, Pelosi sendiri memberikan pernyataan bahwa, maksud kunjungannya ke Taiwan adalah bentuk komitmen AS dalam mendukung demokrasi Taiwan.
“Kunjungan delegasi Kongres kami ke Taiwan menghormati komitmen teguh Amerika untuk mendukung demokrasi Taiwan yang semarak. Diskusi kami dengan kepemimpinan Taiwan menegaskan kembali dukungan kami untuk mitra kami dan mempromosikan kepentingan bersama, termasuk memajukan kawasan Asia-Pasifik,” tuturnya tanpa menyebut kemerdekaan Taiwan secara gamblang.
[berita-terkait number=”3″ tag=”politik”]
Dalam cuitannya di akun Twitter miliknya, Pelosi juga mengatakan, jika Taiwan adalah mitra bagi AS di Indo-Pasifik.
Ia juga menekankan, bahwa Solidaritas Amerika dengan 23 juta orang Taiwan lebih penting hari ini, sebab dunia tengah mengahadapi pilihan antara otokrasi dan demokrasi. Perempuan berusia 82 tahun itu juga memuji komitmen Taiwan dalam pemerintahan yang demokrasi.
Ia mengkritik China karena telah meningkatkan ketegangan secara dramatis dengan Taiwan beberapa tahun terakhir ini.
“Menghadapi agresi Partai Komunis China yang semakin cepat, kunjungan delegasi Kongres kami harus dilihat sebagai pernyataan tegas bahwa Amerika mendukung Taiwan,” tutur Pelosi.
Hari ini, Rabu (3/8) Pelosi memiliki jadwal untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden Taiwan, Tsai Ing-Wen. Pertemuan itu ia bagikan langsung melalui akun twitter nya @Nancy Pelosi. Sekali lagi ia tegaskan bahwa, Amerika mendukung Taiwan atas demokrasi yang kuat dan dinamis. (jhn/ian)






