Malang (beritajatim.com) – Perwakilan Perkumpulan Olahraga/Persatuan Sepakbola (PO/PS) Askot PSSI Kota Malang mengadu ke Wali Kota Malang Sutiaji, di Balai Kota Malang pada Senin, (1/8/2022). Mereka ingin kompetisi internal kembali digelar demi pembinaan atlet sepak bola di Kota Malang.
“Mereka datang untuk curhat tentang kerinduan adanya kompetisi-kompetisi yang sehat antara PS-PS seperti di era Persema Malang seperti dahulu,” kata Sutiaji.
Sutiaji mengungkapkan, Sutiaji, perwakilan anggota Askot PSSI Kota Malang berharap Wali Kota ikut bertindak demi masa depan sepak bola Kota Malang. Apalagi, kompetisi internal ini beberapa waktu lalu sering melahirkan pesepakbola andal tingkat nasional.
“Di era dulu itu ya Persema dan Arema. Jadi kita mau jika ini diambil bisa menjadi akademi kan bagus, kalau tidak sampai ke profesional,” ujar Sutiaji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pssi”]
Sementara itu, salah satu pemilik klub Agus yuwono mengatakan, pertemuan dengan Sutiaji karena mereka ingin menyampaikan kondisi Askot PSSI Kota Malang saat ini. Mulai dari, aspek pembinaan, organisasi dan lainnya.
“Kita datang untuk menceritakan semua kondisi PSSI Kota Malang, tentunya dari aspek yang paling mendesak, soal pembinaan organisasi, karena jika tidak ada kompetisi seperti ini sehingga menghilangkan wadah bakat-bakat yang seharusnya diwadahi oleh PSSI Kota Malang. Kita itu banyak talenta-talenta yang sudah melalui seleksi melalui kompetisi-kompetisi, tapi tidak digunakan, malah mengambil dari luar daerah,” tandasnya. [luc/but]






