Jember (beritajatim.com) – Setiap klub sepak bola di dunia memiliki nilai pasar atau harga di pasaran. Harga itu berdasarkan perkiraan dari akumulasi nilai pasar setiap pemain yang memperkuat klub tersebut dalam satu musim kompetisi.
Transfermarkt, sebuah situs yang mengkhususkan diri pada bank data profil tim, pemain, dan lalu lintas transfer pemain sepak bola di seluruh dunia, mengepul semua data, termasuk untuk klub-klub di Indonesia. Persatuan Sepak Bola Indonesia Djember (Persid), klub Liga 3 asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi salah satu yang tercatat dalam situs tersebut.
Berdasarkan data di Transfermarkt.co.id, harga pasar Persid pada musim 2021 sekitar Rp 434,54 juta. “Murah ya?” kata Rezky Pratama Hermansyah, Manajer Persid dan Ketua Harian Yayasan Wes Wayahe Jember Bangkit yang menaungi klub tersebut, ditulis Minggu (24/7/2022).
Nominal itu tidak menunjukkan nilai Persid sesungguhnya, karena hanya ada dua pemain yang tercantum dalam data Transfermarkt, yakni Figo Sapta Fahrezi (gelandang serang) dan Ghifari Vaiz (pemain depan). Rp 434,54 juta adalah perkiraan harga pasar Figo.
“Memang yang terdaftar di Transfermarkt adalah pemain-pemain yang pernah bermain di Liga 1 dan Liga 2 yang kami ambil. Jadi nilai jualnya ada di situ. Data pemain amatir belum ada,” kata Rezky. Figo sebelum bermain untuk Persid pernah memperkuat Persija dan Kalteng Putra. Sementara Ghifari pernah bermain untuk Persela dan Mitra Kutai Kartanegara.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persid-jember”]
Musim 2022, Persid akan diperkuat Zaka Mabruri, pemain kelahiran Lamongan yang berposisi di bek kiri. Sebelumnya dia bermain untuk Muba Babel United FC dan pernah memperkuat Hizbul Wathan di bawah asuhan Herrie Setyawan. “Jika namanya kami masukkan ke data PSSI Asprov Jatim, otomatis nanti akan masuk ke data Transfermarkt,” kata Rezky.
Menurut Rezky, keberadaan pemain yang pernah bermain di klub Liga 1 sangat penting bagi Persid, karena akan meningkatkan nilai klub. “Ketika ada tim dari Liga 1 dan Liga 2 melihat pemain tertentu pernah memperkuat Persid Jember, otomatis tim Liga 1 dan Liga 2 tahu soal Persid. Mereka bisa melihat siapa sih tim di Jatim yang sudah masuk Transfermarkt,” katanya. [wir/ted]






