Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) memberangkatkan sebanyak 1.274 mahasiswaa untuk melaksanakan Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSMT).
Prof Dr H Maskuri Msi, Rektor Unisma menjelaskan jika KSMT adalah momentum untuk mahasiswa terjun langsung ke masyarakat. Dengan kegiatan ini, diharapkan mahasiswa bisa turut membantu memecahkan masalah lewat segudang inovasi dan pemikiran.
“KSMT bukan sekedar pindah tidur. Tapi disertai jiwa-jiwa inspirasi, pemikiran yang inspiratif, imajinasi yang kompleks, kreativitas dan inovasi tinggi bersama masyarakat harus membangun masyarakat dari sisi moralitas, mindset, dan cara berfikir,”terang Prof Maskuri saat memberikan pembekalan KSMT periode Agustus-September, di Gedung Bundar Al Asy’ary Unisma, Selasa (19/7/2022).
Ke depan, Prof Maskuri menargetkan agar KSMT tak melulu dilakukan di daerah Malang Raya dan sekitar. Melainkan diperluas sampai provinsi atau negara lain sehingga mahasiswa Unisma dapat memberi dampak dengan skala yang besar.
“KSMT yang akan datang, saya tidak ingin sifatnya didesain oleh LPPM. Tapi saya berharap bisa didesain oleh mahasiswa sendiri sesuai pilihan dan daerah yang mereka inginkan. Bisa ada di Kalimantan, Sumatera, dan sebagainya sesuai di mana anak itu dilahirkan dan tinggal,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”malang”]
Menurut Dia, lewat bertambahnya pengalaman, wawasan, latar belakang, dan pemikiran yang luas dapat mendongkrak kampus Unisma lebih maju lagi. Terlebih, dia mengharap mahasiswa Unisma tak terjebak di zona nyaman.
“Unisma selalu berusaha bagaimana memberikan sebuah pelayanan dan membuat terobosan baru agar mahasiswa Unisma memiliki daya saing tinggi dan KSMT dari satu waktu mempunyai perubahan mendasar untuk membawa Unisma di tengah pergulatan budaya, global, dan menjelajah di seluruh Indonesia bahkan dunia,” terangnya.
KSMT ini total ada 1.274 mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas di Unisma. Meliputi, 501 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 240 mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi, 104 mahasiswa Fakultas Hukum, 140 mahasiswa Fakultas Teknik, 123 mahasiswa Fakultas Pertanian, 92 mahasiswa FKIP, 32 mahasiswa FMIPA, 12 mahasiswa Fakultas Peternakan, serta 30 mahasiswa dari Fakultas Kedokteran. (dan/ted)






