Jember (beritajatim.com) – Klub sepak bola Liga 3 Kabupaten Jember, Persid, memperpanjang masa seleksi pemain yang bakal direkrut. Tujuh pemain yang membawa Jember menjuarai cabang olahraga sepak bola dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VII akhirnya lolos seleksi.
“Yang ikut seleksi dari awal adalah Galih Ismail. Kami sangat menghargai dia ikut seleksi awal. Tapi saya ingin anak-anak porprov lain ikut gabung, sehingga manajemen menyurati Askab PSSI Jember agar pemain porprov ikut seleksi lagi. Ayolah kita sama-sama membangun Jember,” kata Rezky Pratama, Ketua Harian Yayasan Wis Wayahe Jember Bangkit yang menaungi Persid, Minggu (17/7/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”persid-jember”]
Seleksi ini dilakukan selama tiga hari, 14-16 Juli 2022. Ada 43 pemain yang ikut seleksi, sepuluh orang di antaranya adalah eks tim Porprov Jatim VII. “Sekarang sudah mengerucut 17 nama dari 43 pemain. Kualitas pemain Porprov bagus-bagus kok. Kalau ikut seleksi semua, saya percaya, banyak yang akan lolos,” kata Rezky.
Dari 17 nama itu, ada sejumlah mantan pemain tim porprov yang berhasil lolos seleksi, yakni Rahmad Taufiq Hidayat, Galih Ismail (penjaga gawang), Muhammad Hifni (gelandang bertahan), Danang Suprayitno, Mochammad Syaiful Ashari (belakang), dan Robby Afil Ahmad (depan). Satu nama lagi adalah Rizky Iswantur, gelandang yang pernah memperkuat tim Porprov 2019.
Selain itu, ada dua pemain senior yang pernah memperkuat Persid Jember juga dipanggil kembali, yakni Iwan Sampurno dan Ajudya Eka Kurniawan. Iwan sebelumnya memperkuat Banyuwangi Putra. Sementara Eka memperkuat Persid musim lalu.
Satu pemain senior lagi adalah Zaka Mabruri, pemain kelahiran Lamongan yang berposisi di bek kiri. Sebelumnya dia bermain untuk Muba Babel United FC dan pernah memperkuat Hizbul Wathan di bawah asuhan Herrie Setyawan.
Penandatanganan kontrak dilakukan hari ini. “Setelah itu manajemen akan berkoordinasi dengan pelatih untuk memulai proses latihan dan uji coba. Kami ada pembicaraan dengan Persebaya U20 dan Nusantara United untuk uji coba. Belum deal,” kata Rezky.
Rezky juga masih akan berkoordinasi dengan Herrie Setyawan selaku pelatih kepala soal kemungkinan memasukkan M. Rofiq, pelatih tim Porprov 2019 dan 2022, dalam tim pelatih. “Kami sudah memasukkan banyak orang Jember di staf kepelatihan. Jadi untuk asisten pelatih masih apa kata coach Herrie. Posisi asisten pelatih memang belum terisi,” katanya. [wir/suf]






