Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, di bawah kepemimpinan Bupati Hendy Siswanto mulai mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui aplikasi layanan J-Kopi (Jember Kota Pintar).
“SPBE sudah jadi kebutuhan, diharapkan salah satu ouput utamanya adalah SDI (Satu Data Indonesia) masing-masing daerah yang menjadi rujukan data nasional,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember Bobby Arisandi, ditulis Sabtu (9/7/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”bupati-jember-hendy”]
Data itu juga menjadi pijakan pengambilan kebijakan yang tepat. “Kalau datanya kurang tepat bisa membuat kebijakan kurang tepat juga,” kata Bobby.
J-Kopi mengintegrasikan semua layanan organisasi perangkat daerah (OPD). “Saat ini masih beproses dan masih dalam pengembangan kurang lebih satu bulan. Namun kami sudah bisa memberikan 18 layanan surat-menyurat untuk masyarakat, baik dari desa dan kecamatan, yang bisa dilakukan kapanpun, di mana pun, dan gratis. Para kepala desa dan camat bisa melakukan tanda tangan elektronik di mana pun dan kapanpun,” kata Bobby.
Selain itu, lanjut Bobby, ada layanan informasi usaha mikro kecil dan menengah. “Data basenya dari Dinas Koperasi dan UMKM. Pelaku UMKM ini bisa langsung berinteraksi dengan pengguna J-Kopi atau masyarakat yang sudah mengunduh aplikasi ini,” katanya.
“Silakan J-Kopi diunduh. Di sana banyak fitur, dan kami akan terus kembangkan dan sempurnakan. Kami mohon maaf jika belum sempurna, karena masih pada tahap pengembangan.” kata Bobby. [wir/suf]






