Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 126 siswa di Magetan jadi penerima beasiswa PIP melalui jalur aspirasi Komisi X DPR RI Guruh Soekarno Putra dari Fraksi PDI Perjuangan. Ditemani wali murid masing-masing, mereka mendapatkan sosialisasi sekaligus penyerahan beasiswa di SMA Negeri 1 Maospati, Jumat (8/7/2022)
Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi yang hadir dalam kesempatan tersebut turut memberikan penegasan pada wali murid agar tidak teledor dalam memberikan pendidikan pada anak. Sekaligus, dia berharap beasiswa itu bisa membantu keluarga yang kurang mampu untuk tetap bisa menyekolahkan anaknya.
“Jangan sampai anak-anak kita putus sekolah. Dan, kita tidak boleh teledor soal pendidikan. Karena, warisan ilmu jauh lebih berharga daripada warisan harta. Dengan PIP ini, diharapkan anak tetap sekolah yang layak. Dengan SDM yang mumpuni maka diharapkan kelak putra putri kita akan baik. Karena, mereka ini kelak akan menjadi pemimpin bangsa,” tutur Kusnadi, Jumat (8/7/2022).
Legislator PDI Perjuangan itu turut meminta agar penerima bantuan PIP untuk menolak segala bentuk pungutan. Karena, segala jenis bantuan dari pemerintahan itu tidak ada pungutan dalam bentuk apapun. Dia sempat menanyakan langsung apakah ada yang dimintai sesuatu dan mendapat jawaban tidak dari wali murid.
“Beasiswa PIP jalur aspirasi Komisi X DPR RI, Guruh Sukarno Putra ini, memang murni memfasilitasi dan membantu masyarakat. Makanya, satu rupiah pun tidak boleh ada pungutan dari PIP ini,” ungkap Kusnadi
Anggota DPRD Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih yang memfasilitasi beasiswa PIP dari jalur aspirasi Guruh Sukarno Putra itu menambahkan, dari 264 pemohon, ada 126 yang lolos. Sedangkan 89 wali murid sisanya masih dalam proses.
“Ada yang tidak lolos itu bukan karena karena pilih kasih tapi karena penggunaan teknologi dalam sistem beasiswa PIP ini. Sudah by system,” ujar Diana Sasa, sapaan akrab Diana Amaliyah Verawatiningsih.
Menurut wanita yang juga pegiat literasi tersebut beasiswa PIP ini dinilai membantu dan bisa menolong masyarakat, yang memang benar-benar membutuhkan karena terdampak pandemi Covid-19. Sasa berharap bantuan PIP ini digunakan sebaik-baiknya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”beasiswa”]
“Kami ucapkan selamat. Semoga pendidikan anak-anak lancar. Sehingga, anak tidak putus sekolah. Saya berpesan, agar tetap optimistis dalam menjalani kehidupan. Hadapi segala cobaan ini dengan gotong royong, penuh kesabaran juga keikhlasan,” ungkap Sasa.
Orang tua dari Mega Alexia Nur Fitria, penerima beasiswa PIP asal SDN Randugede 2 Kecamatan Plaosan, mengucap syukur. Sebab, bantuan PIP ini bisa meringankan beban perekonomian mereka. Apalagi, saat ini, bersamaan tahun ajaran baru dimana wali murid banyak pengeluaran.
“Terima kasih Pak Kusnadi dan Mbak Sasa, yang memfasilitasi kami. Sehingga, bisa mengakses bantuan PIP melalui jalur aspirasi Mas Guruh Soekarno Putra,” ujar orangtua Mega.
Dalam sosialisasi dan penyerahan beasiswa PIP ini, turut hadir Ketua DPRD H. Sujatno, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan. Juga Didik Nurhadi, tenaga ahli anggota Komisi X DPR RI, Guruh Sukarno Putra. Juga Kepala SMA Negeri Maospati 1, Nur Amanto. [fiq/suf]






