Jember (beritajatim.com) – Legislator Partai Gerakan Indonesia Raya dan Nasional Demokrat di DPRD Jember menilai kontingen Kabupaten Jember tidak gagal, kendati tidak memenuhi target awal dari Bupati Hendy Siswanto untuk menjadi juara umum Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII kemarin.
“Kita harus bersyukur, karena ada kenaikan yang dulu Jember berada di peringkat 24 perolehan medali, kini berada di peringkat sembilan,” kata Dedy Dwi Setiawan, Wakil Ketua DPRD Jember dari Fraksi Nasdem, Jumat (8/7/2022).
“Target juara umum adalah target yang luar biasa. Saya melihat ini bukan kegagalan, tapi usaha atlet dan pemerintah kabupaten sudah maksimal dalam meraih juara umum dan terakhir direvisi menjadi lima besar pun belum tercapai. Ini tetap patut disyukuri,” kata Dedy.
Dedy melihat pembinaan atlet harus segera dibenahi, baik untuk cabang olahraga berprestasi maupun yang gagal mendulang medali. Jember total mendulang 20 medali emas, 17 perak, 45 perunggu. Ada 27 cabor pemyumbang medali, yakni wushu taolu, drum band, kempo, dancesport, catur, sepatu roda, panahan, taekwondo, tenis meja, tenis lapangan, wushu sanda, pentaque, kick boxing, bola basket 5×5, bridge, gulat, atletik, pencak silat, tinju, binaraga, anggar, paralayang, tarung derajat, bulutangkis, karate, senam, dan sepak bola.
[berita-terkait number=”5″ tag=”dprd-jember”]
“Target Porprov Jatim VIII tahun depan harus bisa lebih baik lagi. Kalau sekaran perempat sembilan, ya targetnya harus masuk tiga besar. Maka dari itu harus ada kesinambungan antara atlet dengan pemerintah yang memfasilitasi tujuan kita bersama tercapai,” kata Dedy.
Hal senada dilontarkan Alfian Andri Wijaya, legislator Gerindra. “Dari awal, para atlet dan pelatih di masing-masing cabor sudah bersusah payah. Jadi kita syukuri apapun hasilnya, walaupun rangking 9,” katanya.
Alfian menganggap target adalah cita-cita untuk memotivasi atlet. “Apapun yang jadi target kepala daerah ya sah-sah saja dan tidak perlu diperdebatkan. Cita-cita harus setinggi langit. Ketika tidak sampai setinggi langit ya harus kita syukuri, karena semua sudah berusaha maksimal, baik kepala daerah, pelatih, maupun atlet itu sendiri,” katanya.
Alfian meminta agar sarana dan prasarana olahraga Jember dibenahi. “Stadion di Jember ada dua. Di situ kalau tidak ada kegiatan, rasanya ridak ada perawatan yang maksimal. Kalau ada kegiatan, baru dibenahi. Jadi sarana dan prasarana di semua cabor harus dibenahi,” katanya.
Alfian berharap seluruh sekretariat pengurus cabang olahraga ditempatkan di Stadion Jember Sport Garden. “Jadi saya berharap semua cabor dibuatkan sarana dan prasarana di situ, sehingga jadi satu kesatuan yang dinamakan Jember Sport Garden. Kebun semua cabang olahraga,” katanya.
Tahun depan Alfian berharap kontingen Jember bisa menembus lima besar Porprov Jatim VIII. “Kalau bisa tiga besar dengan kita punya Jember Sport Garden. Soal persiapan finansial untuk porprov ke depan, tidak ada yang sulit selama ada dukungan dari APBD Jember,” katanya.
Selain memuji capaian prestasi di lapangan, Alfian mengapresiasi trisukses yang dicanangkan Bupati Hendy Siswanto. “Penyelenggaraan sukses. Pembukaan pun sukses. Prestasi juga sudah sukses, bisa peringkat 9 merupakan capaian luar biasa. Tidak mudah, karena ada 38 kabupaten dan kota yang bersaing,” kata Alfian.
Alfian menyoroti target sukses ekonomi. Ia menyoroti masih adanya produk pabrikan yang dijual di lapak usaha mikro kecil menengah. “Seharusnya Pemkab Jember lebih matang lagi agar UMKM ini berbeda stand dengan pabrikan dan sponsor. Jangan dijadikan satu. Kalau dijadikan satu, terjadi persaingan bebas yang negara tidak hadir,” katanya. [wir/kun]






