Probolinggo (beritajatim.com) – Sepekan menjelang hari raya qurban, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo telah menyuntikkan 3.656 dosis vaksin untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.
Nicolas Nuryulianto Medik Veteriner Muda pada Dinas Peternakan (Disperta) Kabupaten Probolinggo menyatakan Pemkab Probolinggo sebelumnya mendapatkan jatah vaksin dari Dinas Peternakan (Disperta) Provinsi Jawa Timur sebanyak 9.000 dosis.
“Alhamdulillah hingga Senin ini jumlah sapi yang sudah divaksin PMK sebanyak 3.656 dosis,” ujar Nicolas, Senin (4/7/2022).
Jumlah tersebut, menurut Nicolas, hampir sesuai dengan target yang dicanangkan Disperta Provinsi Jawa Timur kepada Disperta Kabupaten Probolinggo.
“Kami ditarget sampai tanggal 7 Juli 2022, vaksin PMK bisa mencapai 4.624 ekor atau dosis pada sapi ternak yang ada di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-probolinggo”]
Ia berharap, agar masyarakat Kabupaten Probolinggo bisa ikut mensukseskan program vaksinasi PMK. Dengan tujuan agar program yang dijalankan tidak timpang dan protokol kesehatan PMK tetap terjaga.
“Masyarakat khususnya peternak dan dokter hewan atau petugas teknis peternakan harus bekerja sama dalam menjaga kesehatan ternak. Penanganan PMK ini bukan hanya tanggung jawab dokter hewan ataupun petugas teknis peternakan semata, masyarakat pun harus peduli untuk menjaga asupan pakan dan sanitasi kandang agar PMK bisa diatasi,” jelas Nicolas. (tr/ted)






