Jember (beritajatim.com) – Pelatih Kabupaten Jember, Muhammad Rofiq, melemparkan senyum penuh kelegaan, setelah anak-anak asuhnya memastikan diri menjuarai cabang olahraga sepak bola putra pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII, di Stadion Semeru, Lumajang, Sabtu (2/7/2022) malam.
Gol yang terjadi pada menit 90+2 oleh Richard Arbed Anderson cukup untuk membuat Jember juara dengan mengalahkan Kabupaten Pasuruan 1-0. Ini gelar pertama bagi tim sepak bola Kabupaten Jember setelah bertahun-tahun mengikuti porprov.
“Saya sangat terharu. Saya tidak bisa ngomong. Yang penting anak-anak bekerja dengan baik di partai puncak ini. Pasuruan tim yang sangat bagus. Mereka tampil lepas. Justru kami pada babak pertama tertekan. Mungkin mental anak-anak belum siap menuju puncak. Tapi kemudian kami pemain rotasi pada babak kedua, kami benahi mental itu, alhamdulillah berjalan baik,” kata Rofiq, usai pertandingan.
Jember hanya melakukan dua pergantian pemain. Namun pergantian Ahmad Dedi dengan Putra Akbar Ramadhan Karsan pada menit 23 dan Bagas Prasetyo Wicaksono dengan Muhammad Samsul Arifin ikut mengubah jalannya pertandingan.
Kehilangan gelandang bertahan Muhammad Hifni, Rofiq mencoba memainkan Dedi. Namun Dedi tidak bermain maksimal sehingga digantikan Akbar. Masuknya Akbar ini membuat lini tengah Jember bisa sedikit bernapas menghadapi gempuran lini tengah Kabupaten Pasuruan.
“Pada babak kedua, kami membenahi mental, terutama kepercayaan diri pemain. Saya lihat pada babak pertama mereka kurang percaya diri. Alhamdulillah pada babak kedua bisa dibenahi, sehingga cukup percaya diri. Itu yang kami mau,” kata Rofiq.
Rofiq sebenarnya mewaspadai serangan Pasuruan dari sisi kiri. “Tapi kami sudah punya taktik menutup ruang gerak bek sayap kiri mereka,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”porprov-jatim”]
Dengan keberhasilan Jember menjuarai porprov kali ini, Rofiq berhasil menebus kegagalan tragis saat melatih tim sepak bola Jember pada Porprov VI 2019. Saat itu, Jember sebenarnya sudah menjadi juara Grup B dan berhak lolos ke babak selanjutnya. Dalam tiga pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan, Jember membekuk Pamekasan 2-1, Kota Probolinggo 3-1, dan Kabupaten Kediri 3-0.
Namun asa untuk bermain di Porprov VI terpenggal, setelah tim sepak bola Jember dijatuhi sanksi oleh Panitia Disiplin Sepak Bola Pekan Olah Provinsi Jawa Timur. Mereka dinilai melanggar aturan karena menggunakan pemain tidak sah atas nama Rizki Iswantur yang bernomor punggung 16 saat berhadapan dengan Kediri. Jember dijatuhi sanksi beruntun berupa pengurangan tiga poin, pembatalan kemenangan, dan Jember dinyatakan kalah 0-3 dalam pertandingan tersebut.
Medali emas cabor sepak bola dalam Porprov 2019 diraih Kabupaten Tuban yang mengalahkan Sidoarjo dengan skor 2-1, dalam babak final, di Stadion Bumi Wali Tuban, Sabtu (13/7/2019). [wir/but]






