Jember (beritajatim.com) – Tim Sepak Bola Putri Kabupaten Jember bakal menerapkan strategi bertahan total saat menghadapi Kota Malang di penyisihan Grup A Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VII 2022. Dua tim ini akan bertemu pada pertandingan yang digelar di Stadion Notohadinegoro Jember, Rabu sore nanti (22/6/2022).
Pelatih Sepak Bola Putri Jember, Denny Aryanto, melihat tak ada pilihan lain selain bertahan total. Performa Kota Malang jauh di atas tim-tim lain di Grup A. Saat pertandingan pertama melawan Gresik, mereka menang 13-0. Sementara tim wanita Jember kalah 1-5 dari Banyuwangi.
“Pemain Malang di semua lini merata. Mereka sudah ditempa lama dan produk klub Liga 1 wanita. Karena kolektivitas dan kemampuan yang sama, Malang menakutkan di semua lini. Semua lini berbahaya, karena mereka sudah matang,” kata Denny.
“Saya akan instruksikan untuk anak-anak mengandalkan serangan balik, dan berharap pemain lawan melakukan kesalahan. Saat mereka salah passing, kami bisa menyergap di setengah lapangan,” kata Denny.
Sang kapten dan pemain depan Maharani Juwita Putri akan diminta menunggu di separuh lapangan untuk menyerang balik dengan dibantu dua sayap, Susi Suryani dan Julia Praditasari.
[berita-terkait number=”3″ tag=”porprov-jatim”]
Para pemain Jember diharapkan bisa menahan imbang hingga babak pertama usai, sehingga pemain lawan pun frustrasi. Dia berharap strategi ini berhasil dan meminta anak asuhnya tetap percaya diri.
“Kendala anak-anak kan minim pengalaman, nervous. Harapan kami setelah pertandingan pertama, setelah melihat atmosfer pertandingan, sudah bisa beradaptasi,” kata Denny.
Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI Jember Try Sandi Apriana berharap para pemain bisa menang walau tipis atas Kota Malang. Mengingat kemampuan pemain sepak bola putri Jember tidak sebanding dengan Kota Malang.
“Terlalu berat back kami melawan striker mereka. Kami harus gunakan strategi untuk memotong arah bola. Kami menahan imbang saja sudah luar biasa,” katanya. [wir/beq]






