Surabaya (beritajatim.com) – Mengundurkan diri dari pekerjaan tidak selalu menyenangkan. Tapi bukan berarti tidak bisa membuatnya menjadi menyenangkan!
Banyak ide memasuki pikiran saat hendak membuat surat pengunduran. Bahkan bisa sangat emosional.
Tetapi, beberapa orang memutuskan untuk memanfaatkan situasi yang berpotensi tidak nyaman itu untuk membuat pesan terakhir mereka tak terlupakan. Alih-alih mengikuti pola sederhana namun terhormat, beberapa pemberani setidaknya memutuskan untuk tertawa lepas kita menciptakan perpisahan mereka dari perusahaan.
Dalam surat pengunduran diri, orang-orang ini hanya mencurahkan isi hati mereka ke dalam apa yang mereka rasakan di tempat kerja mereka. Lihatlah:
1#
RE: Surat Pengunduran Diri.
Apakah anda tahu kenapa saya ingin mengundurkan diri?
Sejak saya bekerja dengan anda, saya tidak pernah mendapatkan pemasukan yang cukup. Ketika uang saya tidak cukup untuk pengeluaran, saya menjadi tidak bahagia. Ketika saya tidak bahagia, saya akan makan lebih banyak. Ketika saya makan banyak, saya akan gendut. Ketika saya gendut. Itu akan berdampak pada citra perusahaan. Ketika citra perusahaan terdampak, bisnis anda tidak baik. Ketika bisnis anda tidak baik, anda akan tidak bahagia. Ketika anda tidak bahagia, anda akan makan banyak. Saya takut anda akan menjadi gendut seperti saya.
Jadi, itu adalah lingkaran setan dan saya melakukan segalanya untuk kebaikan Anda sendiri, karena saya peduli kepada anda, Pak. Jadi kesimpulannya, saya ingin mengundurkan diri, jadi saya mohon lepaskan lah saya…
Terimakasih.
2#
Kepada siapapun yang bersangkutan.
SAYA KELUAR!
ps: saya akan tetap datang ke pesta natal!
3#
Kepada
Manager,
Peek Freans,
Falsalabad.
Subject: Pengunduran Diri dari Kerja
Kepada Yang Terhormat,
Seperti yang sudah tertulis di dalam keterangan subjek.
Aa Kam ee Kutta
Selamat Tinggal.
4#
Yang Terhormat,
RE: SURAT PENGUNDURAN DIRI
Selamat tinggal Pak.
Yang begitu tulus padamu.
5#
The Manager
Rocksure Int.
Nsuta-Wassa
Dear Sir.
SURAT PENGUNDURAN DIRI.
Saya ingin mengundurkan diri dari jabatan saya karena alasan berikut.
Saya mendapat pekerjaan baru dari sebuah perusahaan dan saya ingin pergi dan mencoba tempat itu juga. Tapi, jika saya tidak berolahraga saya akan kembali.
Saya berterima kasih kepada semua manajemen yang telah melibatkan saya, terutama Pak Nappo. Saya berharap yang terbaik untuk perusahaan.
Terimakasih.
6#
To Head Human Resources.
Co-operative Bank of Kenya Ltd
Niarobi
Through The Manager
Ukunda Branch
Dear Madam,
RE: PENGUNDURAN DIRI
ENOUGH IS ENOUGH.
Yours Faithfully.
7#
Bahkan yang kali ini hanya ditulis dengan pulpen dan terdapat bekas coretan.
Saya Tidak Akan Pernah Datang Kembali!
8#
Perhatikan setiap huruf yang mengawali kalimat, yang juga diberi warna merah.
9#
Surat Pengunduran kali ini dibuat dengan sangat metaforik, yakni mengunakan tisu toilet dan dengan gambar toilet pula!
(adg/beq)















