Sumenep (beritajatim.com) – Dari 315 CJH (Calon Jemaah Calon) Sumenep tahun 2022, sebanyak 175 diantaranya dinyatakan masuk kategori beiesiko dari sisi kesehatannya.
“Berisiko itu maksudnya bukan sakit berat. Sebagian besar hipertensi. Kalau secara umum, dari hasil pemeriksaan, seluruh jemaah calon haji Sumenep dinyatakan sehat,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Sumenep, Chaironi Hidayat, Rabu (15/6/2022).
Pada Rabu, digelar Manasik Akbar dan Pelepasan Jemaah Calon Haji Kabupaten Sumenep di aula Kantor Kemenag setempat. Pelepasan secara simbolis dilakukan Bupati Sumenep, Ach. Fauzi. “Untuk keberangkatan para jemaah calon haji Sumenep, dijadwalkan Sabtu (18/06/2022) jam 01 dini hari di GOR A. Yani. Para jemaah akan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya menggunakan 7 bus,” terang Chaironi.
Ia menjelaskan, untuk tahun 2022, jemaah haji termuda tercatat berumur 22 tahun atas nama Moh. Zaki Rosan asal Pragaan. Sedangkan jemaah haji tertua berumur 64 tahun, atas nama Erlin Terisni dari Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget.
“Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan batas maksimum usia jemaah haji tahun ini 64 tahun. 65 tahun ke atas tidak diijinkan berangkat,” ujarnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”haji-sumenep”]
Tahun ini jemaah haji Sumenep asal kecamatan daratan sebanyak 236 orang, dan kecamatan kepulauan 79 orang. Selain itu, ada mutasi masuk dari luar provinsi sebanyak 1 orang.
“Para jemaah haji nanti akan didampingi 1 TPHI atau ketua kloter, kemudian 1 TPIH (tim pembimbing ibada haji), 1 dokter, dan 1 perawat. Silahkan para jemaah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para pembimbing dan pendamping yang telah kami siapkan,” paparnya.
Jemaah calon haji Sumenep tergabung dalam kloter 21 embarkasi Surabaya. Dijadwalkan keberangkatan ke tanah suci pada Minggu (19/06/2022) jam 05.15 WIB dari Juanda ke Jeddah menggunakan pesawat Saudi Airlines. [tem/suf]






