Surabaya (beritajatim.com) – Kabar hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz, anak dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sontak ramai menjadi perbincangan publik. Eril -sapaan akrabnya- dinyatakan hilang saat dirinya tengah berenang di sungai Aare, Swiss.
Meski dikatakan sempat dibantu oleh rekannya untuk menepi, namun sayangnya Eril justru dikabarkan hanyut terbawa arus sungai. Hal ini lantas yang membuat masyarakat ingin tahu bagaimana kondisi sungai Aare tersebut.
Berikut ini fakta Sungai Aare yang menjadi lokasi hilangnya Eril.
Sungai terpanjang
Sungai Aare merupakan salah satu sungai terpanjang di Swiss. Panjangnya kurang lebih mencapai 288 kilometer. Karena sangat panjang, tak ayal jika ada banyak kota dan kawasan yang dilalui sungai ini. Bahkan, beberapa danau seperti Brienz, Thun, Wohlen, hingga Biel tak luput dari jangkauannya.
Terdaftar di UNESCO
Kebiasann masyarakat berenang di sungai Aare bahkan sebenarnya sudah tercatat di UNESCO. Tepatnya pada tahun 2017, aktivitas ini masuk ke dalam warisan tak benda.
Masyarakat sekitar biasanya memang meluangkan waktu untuk berenang di sungai, terlebih saat memasuki musim panas. Hal ini tak ayal, banyak diikuti para wisatawan yang berkunjung ke sana.
Kualitas air yang bagus
Tak hanya indah dipandang mata. Sungai Aare yang sangat jernih di tambah dengan berwarna biru kehijau-hijauan ini cukup memukau setiap orang yang melihatnya. Tak aya jika banyak wisatawan yang memilih untuk bermain air di sana.
[berita-terkait number=”3″ tag=”hilang”]
Selain itu, masyarakat tak perlu khawatir jika secara tak sengaja meminum air sungai tersebut. Karena air ini dipercaya memiliki kualitas yang sangat bagus.
Banyak jembatan yang membentang
Karena panjangnya sungai Aare, tak heran jika banyak jembatan yang membentang menyebranginya. Sedikitnya ada 17 jembatan, bahkan belum termasuk di dalamnya jalan kereta api, maupun jalan raya.
Memiliki arus yang cukup deras
Sungai Aare cukup berarus deras. Maka tak heran jika pengunjung yang ingin berenang diharuskan yang sudah cukup profesional. Bahkan tak sedikit dari wisatawan tersebut yang kemudian memilih sensasi lain, yakni dengan melompat dari atas jembatan. (Fyi/ian)






