Sampang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, melalui DPMTPSP dan Naker terpaksa menggagalkan puluhan pendaftar prorgram transmigrasi tahun ini karena terkena refokusing.
Kabid Tenaga Kerja DPMPTSP dan Naker Sampang, Agus Sumarso menyampaikan. Bahwa tahun ini ada 10 Kepala Keluarga (KK) yang melakukan pendaftaran program transmigrasi. “Karena terkendala anggaran dan lokasi tujuan belum jelas, maka digagalkan,” tuturnya, Selasa (24/5/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-sampang”]
Lanjut Agus, meski program itu dihapus, pihaknya tetap melakukan upaya meminimalisir pengangguran diantaranya melakukan pelatihan. “Hal ini sebagai langkah untuk menghidupkan ekonomi warga bagi mereka yang belum mempunyai pekerjaan,” tandasnya.[sar/kun]






