Surabaya (beritajatim.com) – Dari musik yang didengarkan, ternyata dipercaya dapat membuat saraf-saraf pada otak lebih aktif. Bahkan musik dapat mempengaruhi gelombang otak hingga memblokir distraksi sehingga seseorang bisa lebih fokus.
Tak ayal jika kemudian, seseorang membuat playlist musik yang setiap saat bisa ia putar dan dengarkan. Entah untuk memecah kesunyian atau pengantar emosional. Semuanya disesuaikan dengan keinginan sekaligus kebutuhan pribadi masing-masing.
Perihal itu sebenarnya ada tips ampuh yang bisa digunakan untuk membuat playlist musik. Tentu saja agar bisa membangun mood lebih baik.
Terapkan teknik podomoro
Podomoro merupakan teknik belajar yang berlandaskan dengan manejemen waktu. Teknik ini nyatanya juga bisa diterapkan pada playlist musik. Cara ini dianggap berguna untuk meningkatkan fokus.
Misalkan, dalam 30 menit pertama musik dengan dengan pembawaan yang semangat, dan selama 5 menit kemudian berisi lagu yang bernuansa lebih rileks.
Jangan hanya lagu favorit
Mendengarkan lagu favorit memang cukup ampuh meningkatkan mood agar lebih baik. Namun, jika playlist hanya berisi lagu-lagu favorit mungkin juga tidak baik. Karena pikiran bisa makin tidak fokus akibat terlalu asik untuk mendengarkan, bahkan hingga membuat diri turut bernyanyi bahkan berjoget.
Tak ayal jika kemudian tujuan mendengarkan musik dengan tujuan agar lebih fokus dan tenang jadi gagal. Maka ada baiknya pilih lagu di luar yang difavoritkan.
Kelompokkan sesuaikan sikon
Hal yang mungkin dilakukan oleh kebanyakan orang ialah dengan mengelompokkan playlist sesuai dengan genre, penyanyi/band, atau bahkan suasana hati.
Cara seperti ini memang terbilang cukup ampuh. Salah satunya ketika ingin benar-benar melakukan relaksasi dalam kurun waktu lebih lama.
Maka tinggal memutar playlist yang lebih melow. Jika tidak demikian, maka proses relaksasi bisa saja jadi terganggu hanya karena tiba-tiba terkejut mendengar lagu yang cukup keras. (fyi/ian)






