Magetan (beritajatim.com) – Usai menggelar inspeksi mendadak ke lokasi amblasnya dinding penahan tebing Kali Gandong, Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Magetan pada Selasa 10 Mei 2022 lalu, Komisi D DPRD Magetan bakal melurug BBWS Bengawan Solo dan Kementerian PUPR. Ketua Komisi D DPRD Magetan Suyono bakal melaporkan hasil inspeksi mereka pada Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Suyono menemukan puluhan retakan. Baik yang sudah ditambal dengan adonan semen tipis, maupun yang belum tersentuh tambalan. Retakan itu ditemukan di bagian atas dinding penahan tebing yang amblas pada Minggu malam (8/5/2022).
Dia menduga, ada desain konstruksi yang tak sesuai. Sekaligus, menduga kalau ada sesuatu yang tak sesuai dengan apa yang dipersyaratkan. Namun, dirinya tak ingin menuduh semakin dalam. Dia memilih untuk menyampaikan temuan dari inspeksi pada BBWS Bengawan Solo dan menuntut untuk segera melakukan perbaikan.

”Informasi yang kami terima kalau proyek ini ternyata sudah habis masa pemeliharaan dari rekanan yakni PT Wijaya Karya (Wika). Jadi, kami meminta BBWS Bengawan Solo agar menyikapi segera. Kalau tidak, ini tak hanya mengancam jalan yang semakin membahayakan, tapi juga termasuk pemukiman warga,” kata Suyono, Kamis (12/5/2022).
Dia menyebut saat proyek itu dibangun pihaknya sudah melakukan inspeksi. Saat itu tak ada temuan hal yang janggal. Namun, ternyata setelah jadi, banyak sekali keretakan yang sebelumnya sempat ditambal menggunakan semen tipis. Keretakan itu terjadi sebelum satu dari tiga bangunan bernilai 26 miliar itu ambas.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bencana-alam”]
”Ada beberapa retakan di sana sini. Utamanya di cor betonnya. Banyak yang retak. Kami menduga ada yang tidak beres dengan konstruksinya. Tapi, kami akan koordinasikan dulu dengan BBWS, apakah sudah mengetahui seluk beluk konstruksinya atau belum,” kata Suyono.
Untuk diketahui, baru selesai dibangun pada Desember 2021, dinding penahan tebing Kali Gandong masuk Jalan Thamrin, RT 01 RW 03 Kelurahan Magetan ambles. Total panjang dinding sekitar 150 meter dinding penahan, 70 meter diantaranya ambles. Warga pun ketar-ketir karena ambles mencapai dua meter di bangunan dinding setinggi 18 meter itu. [fiq/but]






