Lamongan (beritajatim.com) – Pos pengamanan (Pospam) lebaran yang didirikan di alun-alun Lamongan berdiri dengan tampilan yang unik. Tampilan Pospam ini diadopsi dari salah satu ikon Kabupaten Lamongan, yakni Gapura Paduraksa.
Tak hanya berpenampilan Gapura Paduraksa, Pospam ini yang berlokasi di depan Masjid Agung Lamongan ini juga dipadukan dengan keberadaan bedug, sehingga lebih menarik dan menyita perhatian publik.
“Pospam ini sebuah kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan dengan Polres Lamongan untuk menyambut dulur-dulur pemudik yang pulang ke Lamongan,” kata Kepala Disparbud Lamongan Siti Rubikah saat dikonfirmasi, Minggu (1/5/2022).

Lebih lanjut, Rubikah menjelaskan, jika Pospam ini juga ada fasilitas tambahan yang mungkin tak dimiliki oleh Pospam lain, yakni booth informasi wisata yang ada di Lamongan. Menurutnya, hal ini bukan hanya untuk menyambut pemudik tapi juga untuk memberi informasi tentang sejumlah destinasi Wisata yang ada di Lamongan.
“Jadi buat dulur-dulur yang ingin melepas rindu dengan kota tercinta setelah 2 tahun tidak bisa pulang, bisa nih melepas rindu dengan keliling Lamongan mengunjungi destinasi wisata yang ada,” paparnya.
Selain itu, ungkap Rubikah, booth Pospam yang menampilkan sejumlah lokasi wisata seperti Pantai Kutang, WBL, Wego Air dan tempat-tempat lainnya ini juga bisa dipakai untuk swafoto ketika sedang berada di sekitar alun-alun Lamongan atau Pasar Baru Lamongan.
“Jadi bukan hanya untuk pemudik, namun juga bisa buat dulur-dulur yang mungkin lagi ngabuburit di Alun-Alun bisa juga foto disini,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menyebutkan, selama arus mudik dan arus balik polisi mendirikan setidaknya 3 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan. Pos-pos ini tersebar di sejumlah titik di Lamongan, yakni di Kecamatan Babat, di depan WBL, jalan Daendel Kecamatan Paciran dan di Alun-alun Kota Lamongan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mudik-lebaran”]
Tak cukup itu, Miko menambahkan, Polres Lamongan juga menyiapkan rekayasa dan jalur alternatif untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, sembari terus mengoptimalkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan pendisiplinan prokes kepada masyarakat.
“Pos pelayanan dan pengamanan ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk pemudik. Kami juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga prokes selama mudik dan lebaran agar jumlah penyebaran Covid-19 tak bertambah,” pungkasnya. [riq/but]






