Tuban (beritajatim.com) – Puluhan personil dari jajaran Polres Tuban diterjunkan ke Dusun Pereng Tengah, Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban untuk melakukan penangkapan terhadap Syihabudin alias Asib (40), warga setempat yang diduga mengalami gangguan jiwa, Minggu (1/5/2022).
Sebelumnya Asib telah mengamuk membabibuta dengan memukul seorang warga yang sedang duduk di depan tempat potong rambut di desa itu. Akibatnya korban meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Puskermas Rengel, Kecamatan Rengel, Tuban.
Dari pantauan beritajatim.com di lapangan, sejumlah personel dari Polres Tuban diterjunkan ke lokasi untuk menangkap Asip yang telah mengamuk dan mengakibatkan satu korban tewas. Pelaksanaan upaya penangkapan dipimpin langsung Waka Polres Tuban bersama dengan Kapolsek Rengel, Polres Tuban.
Dengan membawa peralatan jaring serta peralatan khusus, petugas kepolisian melakukan pengepungan terhadap rumah pelaku. Diketahui sebelumnya, pelaku bersembunyi di dalam rumahnya bersama dengan saudara tuanya yang diketahui bernama Ainul Yakin.
“Pelaku itu berada di dalam rumah bersama suadaranya. Tadi itu suadaranya juga sempat keluar rumah dan mengamuk,” terang AKP Dean Tommy Rimbawan, Kapolsek Rengel, Polres Tuban saat sebelum proses pengepungan rumah pelaku itu.
“Orangnya ngelawan, dia ngelempar batu juga. Rumahnya juga ditutup rapat,” kata warga yang ada di lokasi kejadian.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-tuban”]
Setelah merasa terpojok, akhirnya pelaku justru berhasil melarikan diri dengan menjebol dinding samping barat rumahnya. Kemudian pelaku bersama adiknya itu terus bergandengan untuk lari keluar rumah melalui gang-gang sempit di pemukiman padat penduduk tersebut.
“Dia kabur lewat samping tadi, langsung lari ke utara. Kita takut karena dia bawa golok,” ujar Ahmad, warga setempat.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga yang tinggal di Dusun Pereng Tengah, Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya seorang warga setempat yang diduga mengalami gangguan jiwa mengamuk membabitu. Akibat kejadian itu satu korban tewas karena dipukul oleh pelaku dengan menggunakan batu. [mut/but]







