Surabaya (beritajatim.com) – Arus mudik menggunakan Kereta Api dari Stasiun Gubeng Surabaya sudah mulai menggeliat, apalagi kereta apik jarak jauh pada H -5 menjelang Lebaran Idul Fitri, sebanyak 61% tiket kereta api wilayah Daop 8 Surabaya terjual untuk mudik.
Jumlah ini terus meningkat, karena banyaknya masyarakat yang pulang kampung.
“Hingga tanggal 27 April 2022, KAI Daop 8 telah menjual sekitar 320.065 tiket KA jarak jauh, atau sekitar 61% dari yang disediakan sebanyak 526.978 tempat duduk,” ucap Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Rabu (27/4/2022).
Dari 526.978 ketersediaan kursi kereta api, sebanyak 206 ribu tiket masih tersedia. Jumlah tiket tersebut terjual periode 22 April – 13 Mei 2022.
“Ketersediaan tempat duduk saat ini masih sekitar 206.913 tempat duduk yang dapat dipesan oleh pelanggan untuk selama masa Angkutan Lebaran 2022,” katanya.

Sementara keberangkatan dari Stasiun Malang tercatat sekitar 57.740 penumpang, atau 69%. Saat ini masih terdapat 26.926 tempat duduk yang disediakan untuk penumpang KA keberangkatan dari wilayah Malang
KAI Daop 8 Surabaya mentapkan masa posko angkutan lebaran selama 22 hari sejak 22 April hingga 13 Mei 2022 atau H-10 sampai H+10 lebaran.
Sementara pada H-10, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sekitar 9.163 keberangkatan, H-9 sekitar 9.754 penumpang, H-8 sekitar 10.327 penumpang, H-7 sekitar 8.492 penumpang, dan H-6 sekitar 7.950 penumpang.
“Secara total, KAI Daop 8 Surabaya telah memberangkatkan sekitar 45.686 pelanggan. Sementara yang turun di Daop 8 sekitar 49.518 pelanggan,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mudik-2022″]
Pada masa angkutan lebaran 2022 ini, KAI Daop 8 memperkirakan puncak arus mudik pada tanggal 29 April 2022. Jumlah prediksi sekitar 17.800 keberangkatn dari Daop 8 Surabaya.
Mayoritas masyarakat masih memfavoritkan KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen PP, KA Sritanjung relasi Ketapang – Surabaya Gubeng – Lempuyangan PP, KA Argo Bromoanggrek relasi Surabaya Pasarturi – Gambir, dan lainnya.[way/ted]






