Surabaya (beritajatim.com) – Bangga, hal itu yang dapat dikatakan oleh para guru sekolah dasar inklusi dalam peringatan Hari Kartini untuk para anak didiknya yang mengikuti kompetisi menghias parsel kerjasama antara Happy Fresh, Dharmawanita dan Rotari Club Surabaya.
Puluhan siswa sekolah dasar dan menengah pertama inklusi se Surabaya ini dengan antusiasnya menghias bersama dengan para gurunya membentuk sebuah parcel yang nantikan akan di dedikasikan kepada para guru yang mendampingi mereka.
Salah satunya guru Sekolah Dasar Negeri Kebonsari 1 Surabaya, Suci Fitasari yang mendampingi dua siswanya yakni Armila Konita dan Aneira Humaida menghias parsel di Ciputra World Surabaya, Kamis (21/4/2022).
Suci mengatakan kegiatan ini bagus sekali cocok dengan skill para siswa inklusi, dan skill seperti ini sangat dibutuhkan untuk mereka karena mereka siswa inklusi yang dibutuhkan kerjasama bukan persaingan.
“Yang pasti kegiatan ini bagus sekali dengan skill yang mereka miliki, tentu kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan mereka kalau sudah besar. Karena mereka ini yang dibutuhkan adalah kerjasama bukan persaingan,” ungkap Suci.
Sementara itu, Iis Hendro Gunawan, Ketua Dharma Wanita Surabaya mengatakan kegiatan ini adalah bentuk perwujudan apresiasi kepada guru inklusi di Hari Kartini.
Karena berbeda dengan guru yang mengajar ditempat umum mereka bisa mengajar dengan pola yang sudah ditentukan sedangkan di inklusi mereka harus memberikan perhatian lebih satu persatu muridnya supaya paham dengan pelajaran yang diberikan.
“Mengasuh anak inklusi ini lebih susah dan harus dihargau tidak semata-mata hanya mengajar. Pemaparan sekolah yang diajarkan sangat komplek makanya kita membuat kegiatan ini dengan memberikan apresiasi kepada para guru ini dimana siswa insklusinya bekerjasama membuat parsel dan di berikan sebagai kado,” ungkap Iin.
Sementara itu bukan hanya paket parsel happy fresh seperti beras, gula, susu, mie instanr, teh dan minyak goreng yang diberikan kepada 160 guru inklusi se Surabaya, pengabdian perempuan penyapu jalan dan pengelol taman se kota Surabaya pun diberikan di Hari Kartini. [way/beq]






