Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC kembali mematenkan Slamet Nurcahyo sebagai pemakai jersey dengan nomor keramat, yakni nomor 10 skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab untuk menghadapi kompetisi Liga 1 Musim 2022/2023 mendatang.
Bahkan pemain yang identik dengan sebutan SNC10 tersebut, terbilang sangat melekat dengan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, terhitng sejak awal bergabung dan menjadi bagian dari tim sejak 10 Januari 2016 silam.
Bahkan Slamet Nurcahyo juga mencatatkan diri sebagai pemain yang menjalani 100 laga bersama Madura United sejak diakuisi Achsanul Qosasi. Ia menorehkan catatan tersebut bersama dua pemain lain yang dipastikan out dari tim, yakni Andik Rendika Rama dan Asep Berlian.
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-united”]
“Pergantian pelatih dari beberapa musim, SNC10 masih mendapat rapor positif. Pemain bernomor punggung 10 Madura United FC adalah Slamet Nurcahyo sejak 10 Januari 2016,” dikutip dari dari salah satu jejaring media sosial (medsos) resmi Madura United FC, Selasa (19/4/2022).
Dengan status SNC10 yang dipastikan stay, total terdapat sebanyak 13 pemain yang sudah memperpanjang kontrak bersama Madura United. Meliputi Alberto ‘Beto’ Goncalves, Fachruddin Aryanto, Feby Ramzy, Guntur Ariyadi, Haris Tuharea, Hogo Gomes (Brasil), Kadek Raditya, Make Aldo, Moh Kevy Syahertian, Novan Sasongko, serta Fadillah Nur Rahman.
Sementara total pemain yang dipastikan keluar dan mengakhiri kerjasama, sebanyak 12 orang, yakni Andik Rendika Rama, Asep Berlian, David Laly, Fadilla Akbar, Fandry Imbiri, Greg Nwokolo, Hong Jungnam, Mohammad Ridho Djazuly, M Ridwan, Rizki Husni, serta duo legiun asing, Jaimerson Xavier dan Renan Silva. [pin/kun]






