Surabaya (beritajatim.com) – Penjaga gawang atau kiper merupakan satu-satunya posisi yang pasti sudah ada sejak awal mula olahraga sepak bola. Namun pada zaman dulu dan sekarang, kiper memiliki perbedaan.
Bahkan pada hari-hari awal sepak bola terorganisir, saat sistem masih terbatas atau tidak ada sama sekali, dimana gagasan utamanya adalah agar semua pemain dapat menyerang dan membela, sebuah tim sepak bola tetap memiliki anggota yang ditunjuk untuk bermain sebagai penjaga gawang.
Kiper zaman dulu
Pada zaman pra sepak bola modern kiper ini merupakan kiper pada umumnya yang hanya punya tugas utama membuat penyelamatan agar bola tidak masuk ke gawang. Selain itu, punya refleks yang baik dan teknik yang tinggi juga merupakan atribut dari kiper di masa lalu.
Tugasnya benar-benar tidak keluar dari area gawang maupun kotak penalti, selain mendistribusikan bola melalui umpan pendek untuk membangun serangan. Kiper seperti ini sangat banyak ditemukan karena merupakan bentuk asli dari seorang kiper.
Contoh kedua kiper kiper gaya klasik seperti De Gea yang memang bagus dalam membuat penyelamatan. Selain itu, refleksnya yang bagus dapat membatalkan gol lawan. Selain itu misalnya Donnarumma, yang pada beberapa waktu lalu alami blunder karena berusaha mengubah gayanya menjadi seorang sweeper.
Kiper zaman sekarang
Dengan perkembangan permainan sepak bola, kiper zaman sekarang juga berubah cukup signifikan dari segi gaya permainan. Sekarang kiper bukan hanya dituntut menjaga gawang, namun juga bisa mengumpan jauh, tenang saat ditekan lawan, dan mampu mengontrol bola dengan baik.
Kiper seperti ini acapkali disebut sweeper-keeper yang cukup sering maju ke depan kotak penalti. Kiper seperti ini jarang ada karena harus mempunyai atribut tambahan. Biasanya kiper dengan gaya sweeper ini seringkali susah dilakukan bahkan bisa berakhir pada blunder untuk tim yang dibela.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sepakbola”]
Namun, bagi yang sudah punya teknik dan cara tersendiri dalam mengendalikan bola, biasanya juga turut dalam permainan dan strategi. Kiper jenis ini memang jarang ditemukan.
Untuk kiper gaya modern, Neuer yang terbaik karena sering meninggalkan areanya demi menyapu bola. Dia juga sesekali mengirim umpan panjang ke depan hingga menciptakan assist. Sesekali juga maju ke sisi lapangan untuk menggocek pemain lawan. (dan/ian)






