Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu mamalia yang menjadi kesenangan ketika beratraksi adalah Lumba-lumba. Bahkan dengan melihat hewan ini, rasanya sudah menghangatkan hati karena mereka mampu energi positif atau kebahagiaan.
Ya, benar lumba-lumba dikenal sebagai hewan yang energik dan suka bermain. Selain itu, energi bahagia pada lumba-lumba bukan hanya menularkan ke manusia namun membantu menjaga ekosistem laut atau perairan.
Adanya hari Lumba-lumba Nasional merupakan bentuk dedikasikan untuk lumba-lumba dengan tujuan mendidik orang-orang mengenal lumba-lumba dan bagaimana membantu melindungi lautan.
Di sisi lain, hari Lumba-lumba Nasional menjadi suatu penghormatan kepada mamalia yang menakjubkan ini. Lumba-lumba berbeda dengan hewan lainnya karena mereka sangat cerdas dan ramah.
Mungkin kita belum pernah memiliki kesempatan berenang bersama lumba-lumba sehingga kurang mengalami secara langsung dengan ketakjuban makhluk ini..
Kerabat dari lumba-lumba adalah spesies sejenis dan paus. Dari segi fisik, lumba-lumba termasuk bagian mamalia cetacea dengan ukuran sekecil empat kaki atau sebesar 30 kaki.
Penyebabnya karena ada berbagai spesies lumba-lumba yang berbeda. Faktanya, lumba-lumba ini lebih menyukai laut lebih dangkal sehingga ada kesempatan kita untuk mengagumi keindahannya.
Selain itu, Lumba-lumba menggunakan ekolokasi untuk menavigasi dan menemukan makanan. Pada dasarnya, mereka “melihat” suara ketika memantul dari lingkungan lumba-lumba dan berbagai objek. Hal serupa dimiliki oleh Kelelawar sebagai kekuatan super.
Ada berbagai fakta menarik tentang lumba-lumba. Ternyata, lumba-lumba memiliki berbagai spesies lumba-lumba. Terkadang, ada asumsi orang kalau lumba-lumba terlihat sama, ternyata tidak seperti itu.
Jadi, lumba-lumba memiliki sekitar 40 spesies lumba-lumba berbeda. Beberapa diantaranya ada lumba-lumba berwarna merah muda, putih dan hitam.
Selain itu, ada lumba-lumba yang tidak memiliki sirip di punggungnya sedangkan yang lain memiliki, dan beberapa tidak memiliki paruh. Itulah keunikan dari lumba-lumba sehingga mereka cukup beragam dan mengenal spesies ini.
Fakta menarik dari lumba-lumba adalah mereka saling memanggil nama. Bukan bermaksud untuk memberikan nama yang buruk. Para ilmuwan menemukan lumba-lumba merujuk satu sama lain dari nama yang diberikan. (PRD/ian)






