Jombang (beritajatim.com) – Empat orang dalam satu keluarga yang menjadi korban keracunan makanan masih menjalani perawatan. Rinciannya, tiga orang dirawat di PKU Muhammadiyah Mojoagung, dan satu korban lagi menjalani perawatan di RSUD Jombang.
Tiga korban yang dirawat di PKU Mojoagung adalah Slamet M Yusuf (25), kemudian istrinya, Suji Mistiari (23), serta anaknya, Mareta Putri Regina (13). Sedangkan orangtua Slamet, Asmiadi (73), menjalani perawatan di RSUD Jombang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”keracunan”]
“Namun demikian, empat orang warga Dusun Grudo, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito ini kondisinya mulai membaik. Semalam sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Sebelumnya mereka dirawat di IGD (Instalasi Gawat Darurat),” kata Kapolsek Sumobito AKP Muhammad Amin, Rabu (13/4/2022).
Amin juga mengatakan bahwa satu korban lagi yang bernama Sutaji (47) masih mengalami diare pada Selasa (12/4/2022) malam. Meski petugas Puskesmas sudah menyarakan agar Sutaji menjalani perawatan, namun yang bersangkutan belum berkenan.
Sutaji merupakan tetangga Slamet. Namun Minggu (10/4/2022) itu dia ikut bersantap bersama keluarga Slamet. Karena Sutaji bekerja merenovasi teras rumah milik korban. Keesokan harinya Sutaji mengalami mual dan muntah. Tapi dia tidak mengira kalau sedang keracunan. Sutaji baru paham pada Selasa (12/4/2022) malam saat lima orang anggota keluarga Slamet dilarikan ke Puskesmas dan satu anak meninggal.
Seperti diberitakan, lima orang dalam satu keluarga mengalami keracunan, Selasa (12/4/2022) sore. Dari jumlah itu, satu orang dinyatakan meninggal. Lima orang itu adalah Slamet M Yusuf (25), kemudian istrinya, Suji Mistiari (23), serta dua anaknya, Mareta Putri Regina (13) dan Savara Malaika Bilqis (7). Selain itu juga orangtua dari Slamet, Asmiadi (73). Satu anak meninggal bernama Savara Malaika Bilqis atau Bibil. [suf]






