Bangkalan (beritajatim.com) – Beberapa waktu yang lalu, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) melakukan dekralasi untuk mendukung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) 3 periode. Namun, Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Bangkalan, menegaskan tak terlibat dalam acara tersebut.
Sekretaris AKD Bangkalan, Jayus Salam menegaskan tidak ada satupun perwakilan dari AKD Bangkalan yang mengikuti deklarasi tersebut. Sehingga, apa yang disuarakan oleh Apdesi di Senayan, Jakarta, pada akhir Maret 2022 lalu tidak mewakili suara kepala desa yang ada di Bangkalan.
“Suara Apdesi kemarin, tidak ada pihak dari AKD Bangkalan ikut berperan serta dalam dukungan tersebut. Bahkan, tidak ada satupun perwakilan dari kami,” jelasnya, Jumat (8/4/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”bangkalan”]
Jayus juga menyampaikan sikap AKD Bangkalan dalam isu dukungan Jokowi 3 periode tersebut. Ia menyebut, pihaknya masih melakukan kajian dan riset tentang keinginan masyarakat terkait isu itu. “Jadi kami masih melakukan riset tentang apa yang diharapkan oleh rakyat kita,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga masih mengkaji manfaat apa saja yang diperoleh rakyat jika ada perpanjangan masa jabatan atau tidak. Sehingga, pihaknya belum menentukan sikap dalam isu Jokowi 3 periode itu.
“Kami belum menentukan untuk mendukung dan menolak, karena kami yang bersentuhan langsung dengan rakyat sehingga kami perlu melihat dan mengkaji, apa keuntungan yang diperoleh rakyat jika ada perpanjangan atau tidak,” imbuhnya.
Ia berharap, keputusan apapun yang diberikan oleh pemerintah pusat dapat memberikan banyak manfaat untuk rakyat. Ia mengaku juga akan mendukung seluruh keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah.
“Kami ini kan pemerintahan paling bawah, jadi harus mengikuti dan mendukung keputusan yang sudah ditetapkan oleh pemerintahan di atas. Ya apapun itu, semoga yang terbaik untuk rakyat,” pungkasnya.[sar/kun]






