Surabaya (beritajatim.com) – Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan memimpin upacara serah terima jabatan sejumlah PJU dan Kapolsek Jajaran Polrestabes Surabaya dan melantik 11 Pejabat Baru di Lapangan Utama Polrestabes Surabaya, Senin (28/03/2022). Dalam pelantikan, Kapolrestabes didampingi pejabat utama (PJU).
Adapun Pejabat Utama yang melaksanakan serah terima jabatan di antaranya Kabag SDM AKBP Sri Andriyani, digantikan oleh Kompol Edi Santoso dan jabatan barunya sebagai Kabag Bin Opsnal Dit Samapta Polda Jatim.
Kompol Edwin Nathanael yang sebelumnya menjabat Kapolsek Dukuh Pakis, digantikan oleh Kompol Agung Widoyoko yang sebelumnya menjabat sebagai Kasiwas Polrestabes Surabaya.
AKP Moch Yasin, Kaurbinopsnal Satreskrim Polrestabes Surabaya diangkat menjadi Kasiwas Polrestabes Surabaya yang sebelumnya dikepalai oleh Kompol Agung Widoyoko.
Kapolsek Gubeng, Kompol Akay Fahli diangkat menjadi Wakapolres Lamongan dan digantikan oleh Kompol Sodik Efendi, SH yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit I Subdit VIP Ditpamobvit Polda Jatim.
Kompol Rini Pamungkas Kapolsek Wonokromo diangkat menjadi Kasi Tatib Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim dan digantikan oleh Kompol Riki Donaire Piliang yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Tenggilis Polrestabes Surabaya.
Sedangkan jabatan Kapolsek Tenggilis digantikan oleh Dwi Okta Herianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Pama Polda Jatim.

Kompol Arif Sasmito Subangkit yang sebelumnya menjadi Kapolsek Lakarsantri diangkat menjadi Kanit I Subdit III Ditresnarkoba Polda Jatim dan digantikan Oleh Kompol Drs. Hakim yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Turjawali Subdit Gasum Dit Samapta Polda Jatim.
Kapolsek Pakal, Kompol Christian Bagus Yulianto diangkat menjadi Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan digantikan oleh Kompol Bambang Eko Sujarwo yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Watpers Bag SDM Polrestabes Surabaya.
Sedangkan jabatan Kasubag Watpers Bag SDM Polrestabes Surabaya diganti oleh Kompol Panji Putra Sriwijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kasium Polrestabes Surabaya.
sementara itu, Kasium Polrestabes Surabaya akan dipimpin mantan Wakapolsek Rungkut, Kompol Abdul Karim Renngur.
Kapolsek Tandes Polrestabes Surabaya, Kompol Hendry Ibnu Indarto, diangkat menjadi Wakapolres Kediri dan diganti Oleh Kompol Danu Anindito Kuncoro Putro yang sebelumnya menjabat sebagai Kaur Standar Kasubbidwabprof Bidpropam Polda Jatim.
Terakhir Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya, Kompol Wisnu Setiawan Kuncoro, diangkat menjadi Wakapolres Mojokerto. Dan AKP Andhika Mizaldy Lubis, diangkat menjadi Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatlantas Polres Pasuruan.
Dalam amanatnya, Yusep menyampaikan, bahwa pergantian jabatan di lingkungan kepolisian merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier personel Polri dan lazim dalam rangka penyegaran organisasi sekaligus sebagai upaya kinerja Polri dalam memberikan pelayanan publik yang prima.
“Serah terima jabatan dan alih tugas di lingkungan polri merupakan suatu hal yang wajar dan biasa terjadi, hal ini bertujuan untuk memelihara dinamika organisasi di berbagai tingkatan kesatuan,” ucap Kombes Pol A. Yusep Gunawan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polrestabes-surabaya”]
Kapolrestabes Surabaya berharap dengan adanya pergantian jabatan tersebut dapat tetap memelihara daya manajerial dan daya operasional yang handal dalam organisasi Polri.
“Dengan pergantian ini diharapkan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai fungsi dan peranannya selaku pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat serta sebagai penegak hukum yang profesional,” lanjutnya.
Yusep memberikan pesan khusus kepada pejabat Polrestabes Surabaya untuk tidak menyepelekan permasalahan yang ada di masyarakat. Ia menginginkan polisi harus bisa menjadi problem solving supaya tercipta suasana yang kondusif.
“Saya tidak ingin mendengar adanya pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Dalam semangat polri yang Presisi tidak boleh ada perbedaan pelayanan di masyarakat, semua harus sama dan dilakukan dengan cepat, ramah, serta humanis.” pungkasnya. [ang/but]






