Jombang (beritajatim.com) – Dompet Dhuafa bersama Pondok Pesantren Tebuireng Jombang menggelar sosialisasi dalam bentuk aksi layanan sehat (ALS) yang bertempat di RS Hasyim Asy’ari, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/3/2022). Sosialisasi itu sebagai komitmen pengembangan aset wakaf secara produktif sehingga mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
Kepala Pondok Pesantren Tebuireng H Lukman Hakim mengungkapkan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Dompet Dhuafa atas adanya aksi layanan sehat (ALS) sebagai sosialisasi RS Hasyim Asyari. “Ini merupakan langkah nyata sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat sekitar untuk lebih menjaga kesehatan. Semoga RS Hasyim Asyari cepat beroperasi dan bisa berkontribusi besar untuk masyarakat,” ujar Lukman.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pesantren-tebuireng”]
RS Hasyim Asyari merupakan pionir dalam pengelolaan aset wakaf secara produktif yang bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Pada Aksi Layanan Sehat (ALS), divisi Kesehatan Dompet Dhuafa yang menurukan LKC Madiun memberikan pemeriksaan kesehatan meliputi, tensi darah, menimbang berat badan, cek gula darah, asam urat serta penyuluhan kesehatan juga digelar dengan mengusung tema yang sesuai dengan kondisi komunitas dan masyarakat di kawasan tersebut.
“Semoga RS ini, dapat bermanfaat untuk masyarakat banyak. Dimana RS ini di inisiasi oleh Bpk Parni Hadi bersama almarhum Gus Sholah yang merupakan teman baik. Saya sangat berterima kasih kepada dompet Dhuafa atas progres RS ini. Semoga RS ini menjadi amal kebaikan alm Gus Sholah yang sebelum meninggal beliau hanya melihat pondasi bangunan RS Hasyim Asyari,” kata Nyai Hj Farida Salahuddin Wahid.
Pada Sosialisi Aksi Layanan Sehat tersebut turut hadir Nyai Hj Farida Salahuddin Wahid selaku istri KH salahuddin wahid, H Lukman Hakim selaku kepala pondok pesantren Tebuireng, Muhamad Zakaria selaku Direktur DD Medika, Kholid Abdillah selaku pimpinan cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur dan dr Handayani Mkes.
“Saya berterima kasih serta berapresiasi kepada dompet duafa dan Tebuireng. Ini awal yang baik dalam pelayanan kemasyarakatan. Ini merupakan kebersamaan. Insyallah manfaatnya luar biasa,” jelas Sudiro Setiono selaku Camat Diwek Jombang.
Selain pengecekan kesehatan gratis, Dompet Dhuafa juga mengajak para perwakilan Pewakif dan peserta sosialisasi ALS untuk mengunjungi setiap ruangan Rumah Sakit Hasyim Asyari. RS ini di atas tanah seluas 1 hektare yang merupakan wakaf dari keluarga besar KH Hasyim Asyari.
Kehadiran RS Hasyim Asyari Dompet Dhuafa diharapkan dapat menyempurnakan lingkungan Pondok Pesantren Tebuireng dalam menebar manfaat bagi masyarakat Jombang. Aksi Layanan Sehat, Dompet Dhuafa bersinergi dengan beberapa tim medis seperti dari Puskesmas pesantren, hingga mahasiswa kedokteran di berbagai Universitas.
Dompet Dhuafa melalui divisi kesehatan gencar melakukan Aksi Layanan Sehat (ALS) atau pelayanan kuratif untuk menjangkau dan memberikan kemudahan akses bagi komunitas-komunitas dan masyarakat yang tinggal di wilayah kantong-kantong kemiskinan, dan jauh dari akses fasilitas kesehatan.
“Semoga RS Hasyim Asyari bisa cepat beroperasi agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Khususnya bagi masyarakat Kabupaten Jombang. Serta berterimakasih kepada semua pihak yang sudah bersama-sama, berkolaborasi dan berkontribusi sehingga RS ini bisa terwujud.
Kehadiran RS Hasyim Asyari Dompet Dhuafa diharapkan dapat menyempurnakan lingkungan Pondok Pesantren Tebuireng dalam menebar manfaat kesehatab bagi masyarakat Jombang. “Rumah Sakit ini akan melayani kebutuhan masyarakat, berlandaskan kesetaraan akses layanan kesehatan,” ungkap Muhamad Zakaria, Direktur DD Medika. [suf]







