Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian sumber air. Hal ini disampaikan saat Ruwatan Bumi dan Do’a Bersama di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (20/3/2022).
Dalam ruwat bumi bertajuk ‘Ruwat Agung Tirto Amerta’ ini, bupati didampingi Wakil Bupati (Wabup) Muhammad Al-Barra mengingatkan kepada masyarakat Desa Kembangbelor, pada umumnya masyarakat Kabupaten Mojokerto betapa pentingnya menjaga kelestarian sumber air.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sumber-air”]
“Mari bersama-sama kita jaga kelestarian sumber air. Tidak hanya warga Kembangbelor saja yang bergantung pada sumber air di sini. Masyarakat Kabupaten Mojokerto bahkan masyarakat Jawa Timur bergantung pada sumber air di sini karena kualitasnya yang bagus,” ungkapnya.
Tak hanya itu, orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini berharap kegiatan seni budaya seperti ruwatan rutin digelar. Bahkan, Disbudparpora Kabupaten diminta agar ke depan kegiatan-kegiatan seni budaya bisa diagendakan dilaksanakan rutin.
“Saya sangat berharap, ke depan Desa Kembangbelor bisa menjadi desa wisata dan desa mandiri. Namun mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, kepada masyarakat Desa Kembangbelor yang belum vaksin, monggo langsung ke Puskesmas terdekat,” katanya.
Masyarakat yang belum vaksin agar datang ke puskesmas tersebut untuk minta vaksin baik dosis satu maupun dua agar semua sehat dan tetap bisa melakukan aktifitas produktif. Lanjut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto, saat ini Kabupaten Mojokerto sudah mulai jalan vaksinasi dosis tiga. [tin/suf]






