Kediri (beritajatim.com) – Gagal mengantarkan Persedikab Kediri naik kasta ke Liga 2, pelatih Tony Ho menyatakan mengundurkan diri. Persedikab Kediri harus menyerah dari Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.
“Saya minta maaf karena saya gagal mengantarkan Persedikab Kediri gagal lolos ke Liga 2. Bersamaan dengan ini, saya juga menyatakan diri untuk mundur dari Persedikab Kediri,” ungkapnya.
Menurut Tony Ho, hasil ini merupakan tanggung jawab bagi dirinya. Pelatih kelahiran asal Makassar itupun meminta kepada masyarakat Kediri dan kepala daerah Kediri yang sudah mensuport dirinya berserta tim.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Persedikab-Kediri”]
“Terimakasih saya ucapkan kepada masyarakat Kediri, jajaran kepelatihan, manajemen dan kepala daerah yang sudah memberikan saya kesempatan untuk menangani tim. Sekali lagi saya minta maaf,” ucapnya.
Diketahui, impian Persedikab Kediri untuk dapat bermain di kompetisi Liga 2 musim depan nampaknya harus tertunda. Ini setelah Persedikab Kediri gagal meraih hasil kemenangan di laga terakhir atau laga penentu di babak 16 besar Putaran Nasional menghadapi Deltras Sidoarjo.
Persedikab yang seharusnya dapat meraih hasil kemenangan di laga terakhir ini, justru mengalami kekalahan dengan skor akhir 2 – 1.
Alhasil, kekalahan ini membuat Persedikab Kediri gagal melaju di babak 8 besar, sekaligus mengubur mimpi Persedikab Kediri untuk tampil di kompetisi Liga 2 musim depan.
Masing-masing gol dari Deltras Sidoarjo dicetak oleh Fa’it Alvin di menit 45′ dan Martinus Novianto di menit 56′. Sedangkan gol dari Persedikab Kediri dicetak oleh Ferry Cahyo di menit 23′. [nm/ted]






