Surabaya (beritajatim.com) – Ternyata tidak selamanya yang negatif itu punya efek negatif bagi seseorang. Negative Visualization merupakan sebuah teknik yang menjadi rekomendasi oleh para filsuf Stoic agar seseorang bisa mempersiapkan mental jika sesuatu terjadi di luar rencana atau ekspektasi dari seseorang.
Kita semua paham jika hidup itu benar-benar tidak dapat diprediksi sebab kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. Oleh sebab itu, para filsuf Stoic lantas percaya jika penting untuk mempersiapkan mental menghadapi kenyataan apapun.
Dilansir dari website lifehack Teknik ini mengharuskan kita untuk membayangkan the worst-scenario. Pandangan agar seolah-olah semua kebalikan dari hal positif yang kita harapkan itu terjadi sekarang.
Akan tetapi, fokus dari teknik ini bukanlah untuk membuat seseorang panik, khawatir atau bahkan pesimis. Melainkan untuk mengembangkan kapasitas mental kita untuk menerima apabila apa yang terjadi tidak sesuai dengan harapan atau rencana kita.
Dikutip dari situs Daily Stoic, fokus umum visualisasi kreatif yaitu untuk menginduksi respon psikologis dan fisiologis imajiner positif.
Sehingga dengan negative visualization ini seseorang bisa fokus pada pelatihan diri yang menekan pada hasil negatif dari skenario hidup yang realistis.
Sehingga apabila hal-hal terjadi di luar dugaan kita, mental kita sudah dikuatkan lebih dulu dari latihan teknik negative visualization ini.
Kunci dari teknik ini yaitu mempersiapkan mental tidak hanya untuk apa yang Anda harapkan, tetapi juga untuk apa yang bisa salah bahkan siap untuk hal -hal yang tidak terduga akan datang di masa mendatang.
Perlu dicatat juga bahwa cara yang dianjurkan untuk melakukan teknik ini yaitu dengan berada di tempat yang nyaman.
Sebab tujuannya untuk mempersiapkan mental akan hal yang lebih buruk tanpa merusak suasana hati atau pikiran kita sehingga jadi khawatir dan panik berlebihan.
Oleh sebab itu, pada psikolog menyarankan untuk tidak berlama-lama atas kemungkinan negatif yang Anda bayangkan juga.
Sehingga bisa kembali pada dunia nyata dengan segera mungkin. Lalu memastikan diri kita untuk kembali fokus pada kehidupan yang sedang dijalani. (dan/ian)






