Gresik (beritajatim.com) – Ratusan rumah di tiga desa yang berada di wilayah Kecamatan Driyorejo, Gresik, terendam banjir akibat meluapnya Kali Mas Surabaya. Tiga desa yang terendam banjir yakni Desa Bambe, Krikilan, Cangkir, dan Desa Driyorejo.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, desa yang terendam banjir salah satunya. Yakni, Desa Bambe. Dimana, jalan lingkungan tergenang 20 hingga 60 cm sepanjang 400 meter. Rumah warga tergenang 89 unit dengan jumlah kepala keluarga (KK) 102 orang.
Hal yang sama terjadi di Dusun Sarirejo, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo. Di daerah ini jumlah rumah yang tergenang 50 rumah. Sementara warga yang mengungsi ada ratusan orang.
Banjir yang paling parah terjadi di Desa Driyorejo. Ada 1500 yang tergenang dengan ketinggian air 20 hingga 60 cm. Banjir juga menyebabkan jalan lingkungan desa terendam sepanjang 10.000 meter.
Sedangkan di Desa Krikilan, ada 179 rumah tergenang serta jalan lingkungan desa terendam sepanjang 11.000 meter.
[berita-terkait number=”4″ tag=”banjir-gresik”]
Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito menuturkan, terkait kejadian banjir ini. Kebutuhan mendesak adalah bahan pokok, tenda pengungsi serta air bersih.
“Laporan yang masuk ke kami air Kali Mas meluap sejak Kamis (10/3) kemarin dan dari pantauan di lapangan ada beberapa titik airnya sudah surut,” tuturnya, Jumat (11/03/2022).
Ia menjelaskan banjir yang melanda Kecamatan Driyorejo. Tim BPBD Gresik sudah standby di lokasi sekaligus menyerahkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak.
“Warga yang terdampak langsung diberi bantuan. Kami juga mendirikan posko untuk menyalurkan makanan siap saji dan obat-obatan,” pungkasnya. (dny/ted)






