Gresik (beritajatim.com) – Babak 16 besar Liga 3 Nasional yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) semakin memanas. Tim ‘The Lobster’ Deltras Sidoarjo diluar dugaan tumbang oleh PSDS Deli Serdang 0-1. Gol semata wayang dicetak oleh M.Hanbal di menit 90+3. Imbas kekalahan, beberapa pemain Deltras sampai tidak kuasa menahan air mata menetes.
Dengan kekalahan ini, perjalanan Deltras menuju ke Liga 2 semakin terjal. Pasalnya, di pertandingan terakhir, Deltras berhadapan dengan Persedikab Kediri.
Duel antara Deltras kontra PSDS berlangsung sengit. Kedua tim sejak kick off sama-sama jual beli serangan. Tim asuhan M.Zein Alhadad lebih banyak mendominasi permainan. Sebaliknya, PSDS banyak mengandalkan serangan balik.
Tim PSDS yang sedikit bermain keras juga diimbangi oleh Deltras. Kerasnya permainan kedua tim membuat wasit M.Khisfan asal Bengkulu mengeluarkan tujuh kartu kuning. Empat kartu kuning untuk pemain PSDS dan tiga kartu kuning untuk pemain Deltras.
Deltras yang mendominasi permainan lebih banyak menciptakan peluang. Berkali-kali tim asal Sidoarjo itu membuat gawang PSDS nyaris kebobolan. Beruntung sigapnya pemain belakang PSDS membuat tim asal Sumatera Utara itu tidak kebobolan sampai babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Deltras yang berusaha memetik kemenangan terus bermain menyerang. Tim kebanggaan asal Sidoarjo berusaha mencetak gol. Lagi-lagi penyelesaian yang buruk membuat gagal mencetak gol.
Pertengahan babak kedua, permainan kedua tim mulai menjurus kasar. Tak ayal wasit yang memimpin pertandingan memperingatkan kedua tim supaya tidak bermain terlalu keras.
Di menit ke 90+3 atau tambahan menjelang babak kedua berakhir. Gawang Deltras akhirnya dijebol oleh pemain tengah PSDS M.Hanbal memanfaatkan umpan tendangan bebas. Kedudukan 0-1 untuk kemenangan PSDS.
[berita-terkait number=”4″ tag=”deltras”]
Menanggapi kemenangan ini pelatih Pelatih PSDS M.Syahrial Effendi mengatakan, gol kemenangan keberuntungan bagi timnya. Sebab, tidak menyangka mampu mengalahkan tim unggulan Deltras.
“Saya mengapresiasi perjuangan pemain di lapangan. Dengan kemenangan ini, satu kaki tim kami target ke Liga 2 akan tercapai,” katanya.
Sementara pelatih Deltras M.Alhadad menuturkan, dirinya tidak menyangka bisa kalah padahal banyak menguasai permainan. Kekelahan ini juga tidak lepas dari dua pemain inti yang mendapat larangan bermain dari Komdis PSSI.
“Kekalahan ini menjadi evaluasi kami, dan pertandingan terakhir menghadapi Persedikab wajib menang agar lolos ke Liga 2,” tuturnya. [dny/but]






