Surabaya (beritajatim.com) – Sebagi bentuk perayaan 10 tahun berkarya dalam industri musik Tanah Air, musisi Tulus akhirnya melahirkan album terbarunya yang bertajuk “Manusia” pada 3 Maret 2022. Tak main-main, pria bernama lengkap Muhammad Tulus Rusydi itu membutuhkan waktu hingga dua tahun lamanya untuk mengerjakan proyek satu ini.
Album “Manusia” berisi 9 lagu, diantaranya bertajuk “Tujuh Belas”, “Kelana”, “Remedi”, “Interaksi”, “Ingkar”, “Jatuh Suka”, “Nala”, “Hati-Hati di Jalan”, “Diri”, dan “Satu Kali”. Musik video “Tujuh Belas” dirilis bertepatan dengan meluncurnya album “Manusia”, yang mana sekaligus menjadi nomor pembuka dan akan diikuti oleh 9 lagu lainnya.
Tidak sendiri, Tulus turut menggandeng Ari Renaldi, seorang produser yang tak perlu diragukan lagi kehebatannya. Hal tersebut dibuktikan melalui ragam karyanya bersama musisi lain. Selain itu, lirik-lirik dalam album “Manusia” ditulis oleh Tulus bekerja sama dengan Dere, Petra Sihombing, Topan Abimanyu, dan Yoseph Sitompul.
Bahkan, kalian bisa mendengarkan bahwa beberapa lagu di antara album ini juga disempurnakan oleh orkestrasi dari Erwin Gutawa. Membuat musik terasa luar biasa dan menggugah hati para pendengarnya.
Menurut Tulus, album ini sendiri benar-benar menceritakan tentang manusia. Bagaimana harus mempertahankan semangat di tengah kebimbangan hati jiwa muda, lalu pertanyaan-pertanyaan tentang hidup, hingga rasa dan emosi yang dimiliki oleh manusia.
Tulus mampu merangkai itu semua melalui lirik dan musik yang hebat, seolah menjalin koneksi dengan siapa saja yang mendengar. Melalui akun Instagramnya, pria kelahiran 20 Agustus 1987 itu mengumumkan bahwa album “Manusia” sudah bisa didengarkan secara digital. Sementara bentuk fisiknya akan segera diluncurkan pula.
“Album Manusia sudah dirilis secara digital. Kemasan fisik juga akan menyusul segera setelahnya. Selamat mulai mendengarkan, di waktu dan tempat masing-masing,” tulis Tulus sembari mengunggah penggalan video dalam albumnya.
Tulus sendiri memulai kariernya pada September 2011 lalu. Pria yang lahir di Bukittinggi, Sumatera Tengah itu merilis album perdananya yang bertajuk TULUS. Perilisan tersebut dibarengi dengan konser pertamanya yang diberi nama TULUS: An Introduction di Bandung. Seribu keping pertama albumnya langsung ludes terjual saat konser pertama diadakan.
Setelah itu Tulus terus merilis karya-karya hebat yang memang dekat dengan kehidupan manusia. Lagu-lagunya seolah menggambarkan bagaimana hidup itu sesungguhnya. Sekali lagi,lagu-lagu Tulus memang tak pernah mengecewakan. Selamat mendengarkan album Manusia!(mnd/ian)






