Jember (beritajatim.com) – Universitas Jember, perguruan tinggi negeri di Kabupaten Jember, Jawa Tmur, tidak pernah punya daftar hitam sekolah tertentu dalam mengikuti keikutsertaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
“Universitas Jember tidak pernah melakukan blacklist kepada sekolah, Namun jika memang ada siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNMPTN tidak melakukan registrasi ulang, maka tentu menjadi rekam jejak negatif alias mengurangi nilai komitmen sekolah yang bersangkutan,” kata Wakil Rektor I Unej Slamin, sebagaimana dilansir Humas Unej, Rabu (23/2/2022).
Slamin memberikan dua tips agar peluang diterima di PTN semakin besar. Pertama, siswa harus memilih program studi sesuai dengan cita-cita dan minat. “Jangan lupa melihat kemampuan diri Anda, baik kemampuan akademis maupun kesiapan finansial,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”unej”]
Siswa disarankan mencari data program studi yang dituju, termasuk kondisi persaingan yang ada melalui laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dan laman PTN yang dituju. “Untuk daya tampung program studi di Universitas Jember beserta persyaratannya sudah kami unggah di laman unej.ac.id,” kata Slamin.
Pendaftaran SNMPTN dibuka pada 14-28 Februari 2022. Universitas Jember menyediakan 2.372 kursi bagi mahasiswa baru angkatan 2022 melalui jalur SNMPTN. Mengacu tahun lalu, peminat Fakultas Kedokteran termasuk yang paling tinggi di Indonesia, yakni mencapai 1.014 peserta dan hanya diterima 28 orang. [wir/but]






