Surabaya (beritajatim.com) – Keributan yang terjadi di Diskotik Alcatraz Jalan Kasuari 11 pada Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 01.00 WIB menambah daftar kerusuhan yang terjadi dalam seminggu terakhir. Usai keributan di salah satu diskotik di Jalan Ngaglik, pada Jumat dan Minggu pekan lalu, kali ini giliran diskotik yang didominasi lampu warna biru tersebut kena getahnya.
Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menjelaskan, pihaknya baru akan menindak keributan di RHU ketika ada laporan masuk. “Prinsip saya, ketika ada laporan akan saya tindak,” tegasnya, Senin (21/2/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”diskotik”]
Ditanya terkait hiburan malam di Surabaya yang buka hingga pukul 03.00 WIB, Mirzal tidak berkomentar lebih.
Sebelumnya, Aksi kericuhan antar pengunjung hiburan malam kembali terjadi di Surabaya, kali ini pengunjung diskotik Alcatraz di Komplek Pertokoan Jembatan Merah Plaza, Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 01.00 WIB terlibat tawuran yang menyebabkan 1 orang mengalami luka bacok parah.
Menurut keterangan saksi, awalnya gesekan terjadi di dalam diskotik. Namun tak berselang lama, kedua kelompok kembali melanjutkan permasalahan ke area parkir hiburan malam yang buka hingga pukul 03.00 WIB. Dari kericuhan di tempat parkir tersebut, satu korban tergeletak karena disabet pisau penghabisan. “Yang kebacok tangan sebelah kanan, luka parah,” ujar saksi yang menolak namanya disebut. [ang/suf]






