Magetan (beritajatim.com) – Tiga sangkar burung milik Purwanto (47) warga Desa Suratmajan, Maospati, Magetan Jawa Timur kosong. Ketiga sangkar burung itu tergeletak di dekat pembuangan sampah usai burung yang menghuninya dicuri pada Minggu (20/2/2022) dinihari. Pencurian itu terekam kamera pengawas yang terpasang di teras rumahnya.
Purwanto mengetahui burungnya dicuri saat sang asisten rumah tangga (ART) hendak membuang sampah saat Minggu pagi pukul 07.00. Di dekat pembuangan sampah, tiga sangkar burung milik Purwanto sudah teronggok dan tidak ada burung di dalamnya. Sang ART lantas melapor ke Purwanto. Pria yang juga memiliki usaha tahu itu kemudian mengecek kamera pengawas di rumahnya. Didapati memang ada pencuri burung yang terekam pada pukul 02.47.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pencurian”]
Total kerugian yang ditanggung Purwanto yakni Rp 3,8 juta. Tiga burung yang dicuri yakni kenari, cucak ijo, dan murai batu. Masing-masing senilai dengan harga Rp 500 ribu, Rp 850 ribu, Rp 2,5 juta. Gemas dengan aksi pencurian itu, Purwanto akhirnya melapor ke Polsek Maospati. Menurutnya, ada beberapa rekaman yang menunjukkan waktu pencurian berikut ciri fisik pelaku. Dari rekaman tersebut terlihat pria menggunakan helm hitam, memakai masker, jaket, dan celana hitam.
“Wajah pelaku tidak kelihatan. Badannya tidak terlalu tinggi, perawakannya mokol. Waktu pencuriannya pukul 02.47. Jam segitu saya sedang kirim tahu di wilayah Magetan Kota. Istri dan anak saya tidur di rumah. Tidak tahu ada pencurian itu,” kata Purwanto pada beritajatim.com, Senin (21/2/2022)
Purwanto memang sengaja tidak memasukkan burung piaraannya di dalam rumah. Di teras rumahnya ada empat kamera pengawas. Belum lagi di sekitar rumah yang juga dipantau CCTV. Sayangnya kendaraan pelaku tak terekam kamera pengawas.
“Saya menduga pencurian ini tak hanya dilakukan satu orang. Mungkin ada dua orang, dengan salah satu melakukan pencurian dan satunya menunggu di sekitar rumah untuk melihat situasi,” katanya.
Dia sengaja melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Maospati agar tidak ada kejadian serupa. Dia mengharap pihak kepolisian segera bisa menangkap pelaku dan memberikan efek jera. (fiq/kun)






