Jombang (beritajatim.com) – Hingga dua jam berselang, api yang membakar gudang plastik di Jl Brawijaya, Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur, belum bisa dipadamkan. Bahkan saat mendatangi lokasi, petugas PMK (pemadam kebakaran) sempat tidak bisa masuk.
Itu karena pintu gerbang gudang dalam keadaan terkunci. Jarak gudang dengan rumah pemilik sekitar empat kilometer. Praktis, ketika api terus berkobar, mobil PMK berikut petugas masih berada di luar. Yakni di jalan raya yang menghubungkan Jombang – Surabaya itu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kebakaran-jombang”]
“Saya yang membawa kunci. Saat kebakaran saya tidak tahu. Kemudian ke sini (gudang plastik) untuk membuka gerbang,” kata seorang pria kekar yang berada di lokasi sembari mengatakan bahwa dirinya baru tahu gudang terbakar ketika dikabari warga.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jombang Syamsul Bahri mengatakan, begitu mendapatkan laporan adanya kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi. Yakni sebanyak tiga unit mobil PMK dan dua mobil tangki penyuplai air.
Syamsul juga membenarkan bahwa petugas sempat tidak bisa masuk karena pintu gerbang gudang dalam kondisi terkunci. Namun ketika pemilik ke lokasi, pintu gerbang gudang pun dibuka. Petugas langsung melakukan pemadaman. “Sampai pukul 17.20 WIB pemadaman masih dilakukan,” kata Syamsul.
Akibat kebakaran ini, lalu lintas di sekitar lokasi juga tersendat. Petugas dari Satlantas Polres Jombang terjun untuk mengatur lalu lintas. Jalur kendaraan dari barat ke timur dialihkan. Pantauan di lokasi, warga setempat juga memadati sepanjang tepi jalan untuk melihat kebakaran itu. [suf]






