Surabaya (beritajatim.com) – Konfirmasi terkait kasus positif Covid-19 di Indonesia saat ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi, terutama penularan pada varian virus Omicron yang dianggap lebih cepat. Covid-19 varian Omicron dapat menimbulkan gejala ringan seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, kelelahan, serta nyeri otot juga nyeri sendi.
“Varian Omicron punya karakter tingkat penularan yang notabene jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan varian Alpha, Beta, dan Delta,” tulis Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, dilansir dari situs Kemkes.go.id.
Kementerian Kesehatan juga menegaskan jika varian omicron virus COVID-19 dilihat dari gejala lebih ringan dan tingkat kesembuhan juga sangat tinggi.
Oleh sebab itu, Kemenkes lebih menyarankan pada orang yang mengalami gejala virus omicron untuk sebaiknya melakukan isolasi secara mandiri (isoman). Berikut ini lima derajat gejala dari pasien Covid-19 varian omicron.
Tanpa gejala (asimtomatis)
Pada tingkatan pertama masih belum ditemukan gejala secara klinis. Hal ini sering kali terjadi juga pada orang-orang yang memiliki imunitas tubuh tinggi.
Gejala Ringan
Pasien dengan gejala yang tanpa adanya bukti pneumonia virus atau tanpa hipoksia. Dapat diidentifikasi berupa frekuensi napas 12-20 kali per menit dan saturasi oksigen >95%. Gejala umum seperti demam, batuk, kelelahan, kehilangan nafsu makan, nafas pendek, mialgia dan nyeri tulang.
Gejala Sedang
Mulai ada tanda yang dapat diidentifikasi secara klinis pneumonia seperti demam, batuk, sesak napas dan napas cepat. Saturasi oksigen 93%.
Gejala Berat
Tanda klinis pneumonia yang terjadi pada pasien yaitu berupa demam, batuk, sesak,
napas cepat. Ditambah satu dari frekuensi napas > 30 x/menit, distres pernapasan berat, atau saturasi oksigen <93%.
Kritis
Pada taraf ini yang terjadi yaitu gejala gagal nafas, komplikasi infeksi, atau kegagalan multi organ.
Untuk mencegah penularan virus Covid-19, Kemenkes memberi anjuran pada seluruh masyarakat Indonesia agar tetap dan selalu patuh pada protokol kesehatan.
Yaitu, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Prinsip 5M ini akan cukup ampuh untuk menangkal varian omicron virus covid-19. (dan/ian)






